AGATHA Chelsea membagikan kabar membanggakan dari perjalanan pendidikannya. Tak hanya menempuh pendidikan di Harvard University, Agatha kini mendapat kesempatan untuk mengambil kelas di Massachusetts Institute of Technology (MIT) melalui program cross-registration.
Kabar itu dibagikan Agatha lewat Instagram. Ia mengunggah foto kartu mahasiswanya sekaligus potret saat berada di area kampus MIT.

Agatha mengaku sangat antusias mendapat kesempatan untuk belajar di dua kampus bergengsi tersebut dalam waktu bersamaan. Ia bahkan menyebut masih sulit menentukan kelas mana yang ingin diambil karena begitu banyak pilihan yang menarik.
“One thing I’m especially excited about this year is getting to cross-register at MIT! There are so many classes I want to take and things I want to try,” tulis Agatha dalam captionnya.

Meski begitu, Agatha menyadari dirinya tak mungkin mengikuti semua kelas yang diinginkan dalam satu tahun. Tantangan terbesarnya justru menentukan prioritas dan menerima bahwa waktunya terbatas.
Di MIT, Agatha kembali mendalami bidang yang menjadi salah satu ketertarikannya, yakni neurosains. Ia ingin mengeksplorasi lebih banyak bidang STEM, termasuk neuroteknologi.
“At MIT, I’m going back to my neuroscience roots by exploring more STEM-focused topics including neurotechnology!” ungkapnya.

Sementara itu, pendidikan Agatha di Harvard memiliki fokus yang berbeda. Ia tengah mempelajari social innovation, learning design, serta berbagai bidang interdisipliner yang berkaitan dengan bagaimana menciptakan produk dan pengalaman belajar yang lebih baik.
Menurut Agatha, kesempatan belajar di Harvard dan MIT sekaligus membuatnya bisa merasakan pendekatan berbeda dalam dunia pendidikan.
“So excited to experience the different approaches to teaching and learning while getting to be part of both communities :)),” tulisnya.

Agatha pun masih merasa takjub dengan kesempatan yang didapatnya. Ia menyebut bisa menjadi bagian dari komunitas Harvard sekaligus MIT terasa seperti sesuatu yang sulit dipercaya.
Bagi Agatha, kesempatan tersebut bukan sekadar menambah daftar kampus yang pernah ia masuki. Ia kini bisa memperluas eksplorasi akademiknya, mulai dari neurosains dan neuroteknologi hingga inovasi sosial serta desain pembelajaran.
(Djanti Virantika)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik