Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pendidikan Masa Kini, Bekali Anak Kemampuan Global dan Karakter Kuat

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Senin, 07 September 2026 |14:10 WIB
Pendidikan Masa Kini, Bekali Anak Kemampuan Global dan Karakter Kuat
Pendidikan Masa Kini, Bekali Anak Kemampuan Global dan Karakter Kuat (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Pendidikan bagi generasi muda di Kepulauan Riau dinilai perlu mampu menjawab tuntutan dunia yang semakin terhubung, tanpa mengesampingkan pembentukan karakter dan identitas. Hal ini menjadi salah satu pendekatan yang diusung Sekolah Dian Harapan (SDH) Global Batam dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi global sekaligus berintegritas.

Presiden Pelita Harapan Group (PHG) Dr. Stephanie Riady mengatakan, Batam memiliki lingkungan yang mendukung penerapan pendidikan berwawasan global. Posisi Batam yang dekat dengan Singapura dan Malaysia, perkembangan industri dan investasi, serta keberagaman masyarakat membuat anak-anak memiliki kesempatan untuk mengenal berbagai perspektif sejak dini.

“Anak-anak yang tumbuh di Batam memiliki kesempatan untuk mengenal keberagaman sekaligus melihat bagaimana Indonesia berinteraksi secara langsung dengan kawasan dan dunia. Konteks tersebut menjadi sangat relevan bagi pendidikan,” kata Stephanie dalam Grand Launching SDH Global Batam di Mega Mall Batam Center.

Kehadiran SDH Global Batam merupakan kelanjutan dari proses soft launching yang telah dilakukan sebelumnya. Sekolah tersebut dipersiapkan untuk menerima siswa pertama pada tahun ajaran 2027/2028.

Pendidikan Global Bukan Sekadar Bahasa Asing

Stephanie menilai pendidikan berwawasan global tidak cukup hanya dengan membekali siswa kemampuan berbahasa asing atau membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Menurut dia, siswa juga perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, memahami perbedaan perspektif, berkomunikasi, berkolaborasi, beradaptasi, serta menggunakan kompetensinya secara bertanggung jawab.

“Global adalah kemampuan untuk memahami perspektif yang berbeda, berkomunikasi dan bekerja dengan berbagai orang, serta memiliki kompetensi yang relevan di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Meski demikian, wawasan global tersebut harus berjalan seiring dengan penguatan karakter dan identitas. Anak perlu memiliki kesempatan untuk mengenal dunia secara luas, tetapi tetap memahami nilai-nilai yang diyakini serta tanggung jawabnya terhadap lingkungan dan masyarakat.

Mendorong Anak Berkontribusi dari Batam

Keterhubungan Batam dengan pusat ekonomi regional dinilai dapat menjadi peluang bagi generasi muda untuk berkembang. Namun, pendidikan juga diharapkan tidak membentuk pola pikir bahwa kesuksesan hanya dapat diraih dengan meninggalkan daerah asal.

“Kami berharap suatu hari ada lulusan SDH Global Batam yang melanjutkan pendidikan dan berkarier di berbagai kota dan negara. Tetapi kami juga berharap ada yang memilih kembali, membangun usaha, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, menjadi pendidik, atau berkontribusi membawa Batam dan Indonesia semakin maju,” katanya.

Karena itu, budaya pendidikan yang dipersiapkan SDH Global Batam tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik. Sekolah juga akan mendorong rasa ingin tahu, keberanian mencoba, kemampuan berkompetisi sekaligus berkolaborasi, serta sikap rendah hati untuk terus belajar.

Orang Tua Jadi Bagian dari Pendidikan Anak

Dalam proses pendidikan, keluarga juga dinilai memiliki peran penting. Stephanie mengatakan keputusan orang tua dalam memilih sekolah tidak semata-mata berkaitan dengan kurikulum dan fasilitas.

Menurutnya, lingkungan sekolah turut memengaruhi cara berpikir, kebiasaan, karakter, hingga kepercayaan diri anak. Karena itu, sekolah perlu membangun kemitraan dengan keluarga agar proses pendidikan anak dapat berjalan secara menyeluruh.

Stephanie menegaskan, keberhasilan sebuah institusi pendidikan tidak hanya dapat diukur dari jumlah siswa, kelengkapan fasilitas, atau prestasi akademik. Hal yang lebih penting adalah kualitas manusia yang berhasil dibentuk melalui proses pendidikan.

“Kami ingin dari Batam lahir generasi yang tidak hanya siap memasuki dunia, tetapi juga memiliki kemampuan dan karakter untuk memberikan sesuatu kepada dunia,” kata Stephanie.

School System Coordinator Sekolah Dian Harapan (SDH) dan Director of Enrollment & New School Initiatives Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH)/Pelita Harapan Group (PHG), Deny Kiswanto Sinaga, mengatakan kehadiran SDH Global Batam didasarkan pada besarnya potensi generasi muda Kepulauan Riau untuk berkiprah di tingkat nasional maupun global.

“Kami percaya generasi penerus Batam memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin masa depan yang berkontribusi bagi Batam, Indonesia, dan dunia. Karena itu, kami percaya pendidikan berstandar global perlu dapat diakses di Batam,” kata Deny.

Ia mengatakan SDH Global Batam ingin membangun kemitraan dengan keluarga dalam mempersiapkan anak agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki tujuan, karakter yang kuat, dan fondasi kehidupan yang jelas.

Menjelang penerimaan siswa pertama pada tahun ajaran 2027/2028, sekolah akan mempersiapkan berbagai aspek pendidikan, mulai dari program pembelajaran, kualitas pendidik, fasilitas, hingga budaya sekolah.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement