Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Profil dan Pendidikan Brigjen Hengki Haryadi yang Kini Jadi Kapolda Papua Barat Daya

Djanti Virantika , Jurnalis-Rabu, 02 September 2026 |18:50 WIB
Profil dan Pendidikan Brigjen Hengki Haryadi yang Kini Jadi Kapolda Papua Barat Daya
Brigjen Hengki Haryadi. (Foto: Polri-Divisi Humas Polri)
A
A
A

PROFIL dan pendidikan Brigjen Hengki Haryadi menarik diulas. Sebab, dia kini menjadi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat Daya.

Brigjen Hengki Haryadi ditunjuk menggantikan Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru dalam rotasi sejumlah pejabat di lingkungan Polri. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026. Sebelum dipercaya memimpin Polda Papua Barat Daya, Hengki menjabat sebagai Wakapolda Riau.

Sosok Hengki Haryadi bukan nama baru dalam jajaran kepolisian. Perwira tinggi Polri kelahiran Palembang, 16 Oktober 1974, tersebut dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

1. Pendidikan Brigjen Hengki Haryadi

Hengki Haryadi merupakan alumnus SMA Taruna Nusantara angkatan 1993. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia melanjutkan pendidikan kepolisian di Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada 1996.

Selain pendidikan dasar kepolisian, Hengki juga tercatat mengikuti pendidikan pengembangan kepolisian, termasuk Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) serta Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimen).

Dengan latar belakang pendidikan tersebut, karier Hengki kemudian banyak berkembang di bidang reserse dan penegakan hukum. Hengki memiliki pengalaman di sejumlah posisi strategis. Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolres Metro Jakarta Pusat, serta Kapolres Metro Jakarta Barat.

Brigjen Hengki Haryadi juga pernah dipercaya menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya. Pengalaman tersebut memperkuat rekam jejaknya sebagai perwira yang banyak berkecimpung dalam penanganan tindak kriminal dan gangguan keamanan.

Nama Hengki juga pernah menjadi perhatian publik ketika menangani kasus yang melibatkan kelompok premanisme di Jakarta. Saat bertugas di wilayah Jakarta Barat, ia pernah memimpin penangkapan Rosario de Marshall alias Hercules pada 2013 dan kembali menangani kasus Hercules pada 2018.

Selain kasus premanisme, ketika menjabat Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Hengki juga pernah menangani sejumlah kasus kriminal yang mendapat perhatian luas masyarakat.

 

2. Pernah Menjabat Wakapolda Riau

Sebelum ditunjuk sebagai Kapolda Papua Barat Daya, Hengki Haryadi menjabat Wakapolda Riau. Ia menempati posisi tersebut sejak Desember 2025 dan hanya sekitar delapan bulan kemudian mendapat promosi untuk memimpin Polda Papua Barat Daya.

Pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi dan mutasi besar-besaran di tubuh Polri. Dalam mutasi yang tertuang pada sejumlah surat telegram Kapolri pada 30 Agustus 2026, ratusan perwira mengalami pergeseran jabatan. Polri menyebut mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas.

Mulai 30 Agustus 2026, Hengki resmi mendapat amanah sebagai Kapolda Papua Barat Daya. Ia menjadi Kapolda ketiga di provinsi tersebut, menggantikan Yulius Audie Sonny Latuheru yang mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Dengan pengalaman panjang di bidang reserse serta pernah memimpin sejumlah wilayah kepolisian di Jakarta, Hengki kini menghadapi tantangan baru di Papua Barat Daya. Penugasan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan karier Brigjen Hengki Haryadi sebagai perwira tinggi Polri. Pengalaman di bidang penegakan hukum menjadi salah satu modal yang dibawanya untuk menjalankan tugas sebagai orang nomor satu di Polda Papua Barat Daya.

(Djanti Virantika)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement