Setelah transaksi rampung, masyarakat masih akan melihat merek Shell di jaringan SPBU tersebut. Hal ini karena Sefas akan menjalankan operasional bisnis menggunakan lisensi merek Shell.
Dengan skema tersebut, proses peralihan kepemilikan diharapkan tidak mengganggu aktivitas operasional maupun pelayanan kepada pelanggan, karyawan, dan mitra bisnis.
Sefas juga menyatakan akan mengutamakan keamanan serta keberlangsungan operasional selama masa transisi. Penyelesaian transaksi ditargetkan berlangsung pada 2026, dengan catatan seluruh persetujuan regulator dan persyaratan yang diperlukan telah terpenuhi.
Akuisisi tersebut sekaligus menjadi langkah Sefas Group memperluas bisnisnya di sektor hilir energi. Sebelumnya, perusahaan telah memiliki pengalaman di bidang distribusi pelumas dan kini berencana memperkuat bisnisnya melalui sektor ritel bahan bakar.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik