
Menurut Dimas, wilayah tersebut memiliki sejumlah destinasi yang berpotensi dikembangkan. Namun, akses menuju sejumlah lokasi masih menjadi tantangan.
“Harapannya tentu saja pembangunannya bisa lebih baik lagi, berjalan dengan lancar dan pemerintah juga cepat untuk melakukan perbaikan,” ujar Dimas.
Dimas menilai dukungan infrastruktur penting agar potensi wisata yang dimiliki masyarakat dapat berkembang. Kondisi jalan dan keterbatasan transportasi menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhatikan apabila kawasan tersebut ingin dikembangkan sebagai tujuan wisata.
Kegiatan mahasiswa MNC University merupakan bagian dari KKNT 2026 yang digelar melalui kolaborasi LLDikti Wilayah X dan LLDikti Wilayah III. Program tersebut berlangsung selama 10 hari sejak 1 Agustus 2026 dan melibatkan 217 peserta dari 34 perguruan tinggi.
Selain MNC University, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengerjakan program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, pertanian, mitigasi bencana, serta penguatan kapasitas masyarakat.
Program tersebut ditutup di Aula Universitas Fort de Kock, Bukittinggi, Senin (10/8/2026), dengan tema “Bangkik Basamo Mambangun Nagari”.
Bagi mahasiswa MNC University, pengalaman di Palembayan menjadi ruang belajar untuk melihat langsung bagaimana potensi masyarakat dapat dikembangkan melalui kolaborasi, kreativitas, dan pemanfaatan media digital.
(Djanti Virantika)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik