Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wujudkan Asa Buah Hati, Ini Kisah Veronika Reni dan PNM di Hari Anak Nasional

Agustina Wulandari , Jurnalis-Jum'at, 24 Juli 2026 |09:34 WIB
Wujudkan Asa Buah Hati, Ini Kisah Veronika Reni dan PNM di Hari Anak Nasional
PNM mendukung perempuan prasejahtera dan masa depan anak-anak mereka. (Foto: dok PNM)
A
A
A

NUSA TENGGARA TIMUR — Hari Anak Nasional ke-42 yang jatuh pada 23 Juli 2026 jadi sebuah seruan bagi Veronika Reni, nasabah PNM Mekaar pertama di Kampung Wae Moto. Tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" di tahun ini bagi Veronica adalah cara hidup yang ia jalani setiap hari. 

Sejak bergabung dengan PNM Mekaar pada 2020, perempuan ini menghidupi keluarganya dari hasil kebun sayur. Ia tidak pernah berhenti meyakini satu hal, bahwa ia bisa terus berdiri dan berusaha untuk anaknya, Citra, sehingga ia tidak perlu mengulang perjuangan yang sama. 

Hari ini, Citra duduk di kelas 6 SD Inpres Wae Moto dan selama lima tahun berturut-turut, ia selalu mengisi peringkat pertama di kelasnya. Bagi Veronika, setiap rapor yang dibawa Citra pulang adalah bukti bahwa kerja kerasnya tidak sia-sia.

Sebelum bergabung dengan PNM Mekaar, Veronika adalah satu dari sekian banyak perempuan di pelosok Indonesia yang tahu persis rasanya ingin memberikan yang terbaik untuk anak, tapi terbentur keterbatasan. Kebun sayurnya ada, kemauan bekerjanya besar, tapi modal untuk mengembangkan usaha terasa jauh dari jangkauan. 

Ketika PNM Mekaar pertama kali masuk ke Kampung Wae Moto, Veronika adalah yang pertama mengangkat tangan. Ia menjadi nasabah pertama di kampungnya, sebuah keputusan yang ia ambil bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Citra.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement