Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wajib Tahu, Apa itu Grooming dan Perannya Jadi Jembatan untuk Mencapai Kesuksesan

Atik Untari , Jurnalis-Minggu, 28 Januari 2024 |18:09 WIB
Wajib Tahu, Apa itu <i>Grooming</i> dan Perannya Jadi Jembatan untuk Mencapai Kesuksesan
Pendiri Rumah Perubahan Prof. Rhenald Kasali, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, CEO Guru Grooming Yulie Hartanto dan putrinya, Gaby Hartanto. (Foto: dok Guru Grooming)
A
A
A

JAKARTA - Salah satu pendapat yang menyatakan tampil lebih profesional dan percaya diri bagi setiap orang akan mendekatkan pada kesuksesan adalah benar adanya.

Hal ini berkaca pada kisah seorang pegawai kapal pesiar yang disuguhkan pendiri sekaligus CEO Guru Grooming Yulie Hartanto dalam acara Peluncuran School of Guru Grooming di Rumah Perubahan, Kota Bekasi pekan ini.

Video tersebut tentang perjalanan hidup seorang pegawai kapal pesiar yang ia temui. Yulie berseloroh, para pegawai kapal pesiar secara logika adalah orang yang berlatar belakang dari sosial ekonomi yang rata-rata.

Namun, saat memberi pelayanan di kapal, mereka sangat cakap, percaya diri dan bisa berkomunikasi hingga berinteraksi dengan baik dan menyenangkan pada setiap pengunjung.

"Kalau bicara soal standar, orang-orang yang kerja di kapal pesiar itu bukan orang orang kaya. Kalau orang punya uang, mereka tidak mau kerja tiga tahun pisah dari keluarga. Nah, di kapal pesiar ini ada ruangan namanya fine dining di mana kita bisa duduk kalau ada tamu. Lalu para keluarga dilayani pelayan dari negara mana Anda berada, termasuk saya yang dilayani dari Jawa, " ucapnya.

Meski bukan dari keluarga yang kaya raya, namun mereka mampu melayani meja para tamu sesuai dengan standar. "Mereka bajunya dan sepatunya rapi bersih, berdirinya gagah bisa ngobrol dengan mertua saya bisa ngobrol dengan suami saya, dan anak saya," katanya.

Bahkan mereka bisa bernyanyi lagu-lagu internasional yang mungkin sulit diakses bagi orang kebanyakan.

"Lalu kenapa bisa seperti itu? Karena sebelum bekerja ada yang namanya pelatihan training, pelatihan untuk menaikkan standar kita. Kita harus men-training melatih diri untuk mencapai standar itu yang diinginkan," katanya.

Dari contoh tersebut, Yulie menyimpulkan para awak kapal tersebut mau berlatih keterampilan, meningkatkan pengetahuan, perawatan tubuh serta meng-upgrade diri dan mental diri menjadi lebih positif. "Itulah yang dinamakan grooming,” ucapnya.

Peluncuran School of Grooming

Sementara itu peluncuran program School of Grooming dilakukan oleh pimpinan Rumah Perubahan Prof. Rhenald Kasali dan CEO Guru Grooming Yulie Hartanto. Acara juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Yulie Hartanto dalam kesempatan tersebut menyatakan rasa syukurnya. Kolaborasi ini dikatakan sebagai blessing di Tahun Baru 2024. “Saya sudah mencita-citakan bisa berkolaborasi dengan Prof. Rhenald Kasali menghadirkan School of Grooming di Rumah Perubahan ini lima tahun lalu. Namun baru terwujud di awal tahun 2024 ini,” ucapnya.

Ia juga berterima kasih pada berbagai pihak yang turut mendorongnya untuk menekuni dan menyebarkan nilai-nilai grooming ini pada masyarakat luas.

Sementara itu dalam sambutannya Prof. Rhenald Kasali menyampaikan, ilmu grooming ini dinilai sangat penting baik bagi diri seseorang maupun lembaga. Apalagi seiring perkembangan waktu, penerimaan manusia pada sesama mengalami dinamika. Dan kehadiran School of Grooming saat ini dinilai sangat tepat.

“Saat ini kita tidak hanya dituntut untuk memiliki mindset yang kuat, tetapi juga penerimaan diri dari orang sekitar. Jadi kita tidak hanya apa yang ada dalam diri kita tetapi juga menempatkan diri. Bukan karena pakaian yang mahal dan berlebihan tapi yang pas dan sesuai. Ini pernah populer di zamannya Mien Uno. Lalu waktu berjalan, dan terjadi kekosongan, dan masyarakat sering abai dan lupa,” katanya.

Prof. Rhenald juga berharap, School of Grooming bisa menjadikan manusia bermanfaat bagi orang lain serta mudah diterima dan lebih tangkas dalam melakukan pekerjaan kita masing-masing. “Harapannya, bisa menjadikan keadaan lebih baik,” ucapnya.

Hal senada juga dikatakan Menteri Budi. Ia sangat mengapresiasi kehadiran School of Grooming di tengah-tengah masyarakat dan bahkan menjadi keharusan.

Kehadiran program ini, ucap Budi memberikan kesegaran pola pikir bagi anak-anak muda di Indonesia. Menurutnya tema-tema yang ditawarkan sangat substansial dan penting bagi anak-anak muda, yang tengah meniti berkarier. Ia menegaskan program seperti ini mampu mindset menjadi positif.

"Oleh karenanya, ini saya sangat apresiasi dan InsyaAllah ini bisa memberikan katakanlah langkah-langkah tertentu yang tidak formal yang dilakukan pemerintah, dan ini menjadi satu kekuatan sendiri, dan bisa jadi menjadi semacam contoh bagi masyarakat," ucapnya.

Program seperti itu, lanjut dia, harus diaktifkan. “Saya pikir ini membantu pemerintah untuk melakukan problem sumber daya manusia kita,” ucapnya.

Kekuatan Grooming

Terkait dengan value tentang grooming, Yulie menyatakan dengan tegas, bahwa grooming sangat penting bagi seseorang untuk mencapai standar yang diinginkan. Ilmu ini mengajak kita menjadi manusia paket komplit 3B yaitu brain, beauty, behavior yang dimiliki harus sejajar berjalan.

CEO Guru Grooming Yulie Hartanto. (Foto: dok Aldi Chandra Setiawan/ Inews Media Grup).

Itulah sebabnya, ia sangat ingin mendampingi masyarakat Indonesia untuk tumbuh bersama agar dapat mencapai taraf hidup yang diinginkan.

Ia menyatakan, siapapun dapat belajar dari School of Grooming, baik pria maupun wanita, dari berbagai usia dan latar belakang. Bagi para profesional, grooming dapat membantu mereka tampil lebih percaya diri dan kompeten di tempat kerja.

Bagi Ibu Rumah Tangga, grooming juga sangat penting, untuk membantu mereka untuk tampil percaya diri sehingga mereka bisa melayani keluarga dengan bahagia.

Yulie menyatakan ada sejumlah materi menarik dalam pembelajaran grooming. Ia memberi contoh, mengenai ilmu perawatan diri.

Dalam ilmu perawatan diri, peserta akan mendapatkan pengetahuan mengenai cara merawat kulit dan rambut, memilih pakaian yang sesuai dengan bentuk tubuh dan kepribadian, memakai make-up yang natural dan profesional hingga menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh.

"Untuk merawat diri sebenarnya tidak mahal. Contohnya, kita tidak perlu membeli baju mahal untuk tampil percaya diri. Namun cukup memadupadankan baju yang memang cocok dengan kepribadian kita baik warna maupun modelnya," katanya.

Begitu pula untuk merawat kulit. Menurutnya ada cara-cara yang efisien bahkan ekonomis namun hasilnya memukau. "Kita bisa menggunakan telur yang siapapun bisa menjangkau untuk perawatan kulit," ujarnya.

Selain itu, ia akan memberi pelajaran bagaimana untuk membangun mental positif. Diantaranya adalah menumbuhkan kepercayaan diri. Ia menyadari, masyarakat Indonesia masih banyak yang memiliki kepercayaan diri yang kurang dibandingkan kepercayaan diri orang-orang barat.

"Di Amerika orang yang homeless memiliki kepercayaan diri yang lebih dibanding orang kita yang memiliki posisi manajer, " katanya.

Oleh karena itu, ia sangat bersemangat untuk menularkan ilmu yang dimiliki pada masyarakat Indonesia.

Dalam peluncuran tersebut Yulie juga dibantu putrinya yang sangat mempesona dan pintar Gaby Hartanto. Dengan usianya yang masih belia, yaitu 21 tahun telah berhasil menuntaskan kuliahnya di Amerika Serikat dengan nilai Cumlaude.

“Saya adalah hasil dari pendidikan dan pengajaran ibu saya. Saya telah merasakan bagaimana pendidikan Ibu membuat saya menjadi pribadi yang mandiri dan percaya diri,” ucapnya.

Ia bercerita pada umur 14 tahun mulai bekerja sebagai model atas kemauan sendiri. Meski masih belia ia mengaku bisa mengimbangi diri bersama para timnya yang telah dewasa.

Sorry, walaupun saya model tetapi fisik saya juga tidak sempurna. Jadi sudah dididik dari ibuku untuk menerima dan nyaman dengan diri sendiri ini. Jadi the next thing somebody say adalah kenapa aku ingin membantu anak anak muda dan mendukung anak anak muda di Indonesia,” katanya.

Kini Gaby telah tumbuh menjadi wanita yang mandiri dan percaya diri. Bahkan dalam waktu tertentu, ia turut berbagi pengalaman untuk orang sekitar, termasuk peserta kelas grooming ibunya.

(Agustina Wulandari )

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement