JAKARTA – Bonus demografi akan terjadi di 10 tahun ke depan. Hal ini diproyeksikan tahun ini memiliki populasi yang lumayan banyak di usia 5 hingga 30 tahun. Apa yang dimaksud dengan bonus demografi? Bagaimana kamu memanfaatkannya?
Bonus demografi merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan penduduk sebuah negara pada usia produktif yaitu berkisar antara 16 hingga 65 tahun. Peningkatan ini juga disusul dengan angka kematian yang lumayan signifikan.
BACA JUGA:
“Bonus demografi menjadi kunci untuk Indonesia keluar menjadi High Income Country, caranya memanfaatkannya dengan memajukan ekonomi pedesaan dan daerah 3T melalui digitalisasi,” ujar Peneliti Adi Rahman Adiwoso, dalam presentasi acara Pemberian Nurtanio Award dan Nurtanio Memorial Lecture 2023, dikutip Rabu (29/11/2023).
BACA JUGA:
Sejalan dengan Adi, Harijono juga berkomentar tentang bonus demografi .“Bonus demografi ini perlu kita manfaatkan sebagai suatu kekuatan dari aset, bukan liability,” ujar Prof. Harijono Djojodihardjo, penerima Nurtanio Award di gedung B.J Habibie lantai 3, Senin (28/11/2023)
Bonus demografi yang dimaksud adalah masa di mana penduduk usia produktif (15-64 tahun) akan lebih besar dibanding usia nonproduktif (65 tahun ke atas) dengan proporsi lebih dari 60% dari total jumlah penduduk Indonesia. Hal inilah menjadi sebuah tantangan bagi Indonesia untuk memajukan kualitas negeri, terlebih lagi dengan rancangan Indonesia Emas pada tahun 2045.
BACA JUGA:
“Akan menjadi liability kalau sebagian menanggung mereka, tapi akan menjadi aset perkembangan dengan pendidikan. Jadi pendidikan awal dengan arti kecerdasan dan perilaku, perilaku itu penting agar dapat kerja,” katanya.
(Dani Jumadil Akhir)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik