Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berpikir Diakronik Dalam Sejarah, Contoh, Pengertian dan Caranya

Cita Zenitha , Jurnalis-Kamis, 17 Agustus 2023 |10:32 WIB
Berpikir Diakronik Dalam Sejarah, Contoh, Pengertian dan Caranya
Ilustrasi Contoh Berpikir (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA- Istilah berpikir diakronik dalam sejarah disebut juga berpikirsecara kronologis. Proses kerja berpikirnya ini berdasarkan urutan waktu dari awal hingga akhir, supaya tidak melompat-lompat dan berujung pada kekeliruan.

Pasalnya pada pendekatan ini seseorang tidak hanya memahami waktu, tempat, dan tanggal peristiwa, tetapi juga membantu memahami kompleksitas sejarah yang menghubungkan masa lalu dan masa depan.

Untuk mengetahui cara berpikir diakronik dalam sejarah, berikut adalah contoh, pengertian dan caranya:

-Pengertian Diakronik Dalam Sejarah

Berpikir diakronik dalam sejarah adalah cara berpikir secara kronologis. Penjabaran rentetan peristiwa dilakukan secara berurutan dari awal hingga akhir supaya tidak terjadi kekeliruan. Hal ini bertujuan membantu mengkonstruksi kejadian berdasarkan kronologi waktu dengan tepat.

Secara etimologis, kata diakronik berasal dari bahasa Yunani “diachronich” yang terbagi menjadi dua kata yaitu “dia” dan “chronicus”. Dalam bahasa latin kata “dia” artinya “melampau atau lampu” dan “chronicus” artinya “waktu”.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement