Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Menghadapi Candaan Teman Toxic saat Kita Gagal Masuk PTN

Raniah Tamarisha , Jurnalis-Senin, 17 Juli 2023 |06:30 WIB
Cara Menghadapi Candaan Teman Toxic saat Kita Gagal Masuk PTN
A
A
A

JAKARTA - Setelah hasil seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri diumumkan sering sekali orang sekitar bertanya mengenai hasilnya. Jika lolos, maka dengan senang hati kita akan menjawab pertanyaannya. Namun jika hasilnya gagal membuat kita merasa malu untuk menjawabnya.

Jika gagal, tak jarang hal itu dijadikan bahan candaan oleh teman atau orang sekitar kita. Perasaan menjadi lebih mudah tersinggung dengan candaan yang diterima. Dan orang lain pun tidak peka terhadap perasaan yang sedang kita rasakan.

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Dr. Imelda Ika Dian Oriza, M.Psi. berpendapat wajar jika anak-anak merasa bingung untuk menjawab pertanyaan yang diberikan mengenai lolos atau tidak lolos masuk PTN. Menurutnya cara terbaiknya yaitu tidak memberikan pertanyaan semacam itu karena bersifat sensitif.

“Kalo anak-anak zaman sekarang mungkin kalo mengikuti berita temen-temennya lewat dari sosmed, makanya mereka seringkali mematikan sosial media karena gak mau liat siapa yang lolos atau siapa yang gak lolos PTN. Kadang-kadang mungkin cara terbaik sebetunya gak usah nanya untuk masalah yang sensitif,” ungkap Dian, dalam Special Dialogue Okezone, Senin (17/7/2023).

Dian menyatakan respon terbaik yang bisa diberikan saat mendapat pertanyaan mengenai lolos atau tidak masuk PTN yaitu memperingatakan jika saat ini belum waktunya untuk saya lolos PTN, dan saya dapat mempelajari ilmu tersebut di tempat lain.

“Kalau misalnya menghadapi candaan atau bullyan kadang-kadang kita mesti bilang itu sensitif banget deh lu peka dikit kek sama saya gitu atau kamu beruntung dapet tapi aku belum siap nih, jadi I’m not ready to talk about this. Jangan ngomongin ini dulu deh. Atau bisa jawab aku sedih deh aku gak dapet PTN aku iri kamu beruntung banget kamu harus belajar serius ditempat itu, karena kalau aku jadi kamu aku akan belajar serius banget. Dan sekarang aku akan belajar serius banget ditempat lain supaya nanti kalau kita bisa sama-sama lulus kita bisa adu kualitas kompetensi yah. Mungkin aku sebagus kamu atau lebih bagus dari kamu walaupun bukan di PTN,” katanya.

(Khafid Mardiyansyah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement