Share

Jurusan Sepi Peminat di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB

Nevriza Wahyu Utami, Okezone · Minggu 15 Januari 2023 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 15 65 2746669 jurusan-sepi-peminat-di-fakultas-ilmu-dan-teknologi-kebumian-fitb-itb-nfVvE3KlKI.jpg ITB/Dok. ITB

JAKARTA - Sebelum 2007, awalnya Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ini adalah bagian dari Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral (FIKTM).

Dikutip dari website FITB, ilmu kebumian seperti geologi, meteorologi, dan oseanografi merupakan ilmu mempelajari bumi agar dapat memahami fenomena-fenomena yang bermanfaat untuk berbagai hal yang menyangkut kehidupan manusia.

Termasuk pula, memberi gambaran tentang sumber daya yang terkandung di dalam bumi.

Fakultas ini memiliki visi menjadi salah satu lembaga pendidikan, pusat penelitian dan inovasi sains-teknologi kebumian yang berdaya saing, berkualitas, berinisiatif dan berkontribusi terhadap kebutuhan bangsa dan negara.

Sedangkan misinya adalah memandu, mengkaji, mengembangkan dan mengimplementasikan sains-teknologi kebumian yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Indonesia.

FITB memiliki empat program studi pada jenjang sarjana, yaitu program studi Teknik Geologi, Teknik Geodesi & Geomatika, Meteorologi, dan Oseanografi. Fakultas ini juga menawarkan program pascasarjana dan doktor.

Follow Berita Okezone di Google News

Melalui survei peminatan jurusan FITB 2021 yang dilakukan pada 269 responden mahasiswa, oseanografi merupakan jurusan yang peminatnya paling sepi di antara jurusan lain.

Dalam survei tersebut terlihat bahwa jurusan oseanografi hanya dipilih oleh 8 orang saja pada pilihan pertama. Selanjutnya, sebanyak 11 orang memilih jurusan oseanografi di pilihan kedua.

Dapat disimpulkan, jurusan oseanografi tidak memiliki banyak peminat karena mereka menempatkan jurusan tersebut di pilihan terakhir mereka, bukan di pilihan pertama.

Walaupun begitu, jurusan oseanografi merupakan program studi yang menarik bagi para pecinta perairan dan laut.

Sebab, di jurusan ini mereka dapat mempelajari berbagai hal mengenai laut, seperti dinamika pasang surut, arus laut, gelombang laut, interaksi laut dan atmosfer, tsunami, dinamika ekosistem laut, prediksi daerah upwelling untuk fishing ground, penggerusan dan pengendapan sedimen pantai, hingga penyebaran tumpahan minyak dan polutan lainnya di laut.

Selain itu, jurusan ini memiliki prospek kerja yang cukup luas. Lulusan oseanografi dapat bekerja di Badan Riset Kelautan dan Perikanan (BRKP), Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), serta di Pertamina.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini