Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Langkah-Langkah Membuat Rangkuman yang Baik dan Benar Agar Hasilnya Maksimal

Insan Kamil Rizqilillah , Jurnalis-Selasa, 03 Januari 2023 |16:30 WIB
Langkah-Langkah Membuat Rangkuman yang Baik dan Benar Agar Hasilnya Maksimal
Ilustrasi/Unsplash
A
A
A

JAKARTA - Rangkuman atau ringkasan adalah pemadatan isi bacaan dengan upaya meminimalkan isi dan hanya mengambil poin-poin penting untuk mempermudah dibaca dan memahami makna dari bacaan tersebut.

Merangkum juga merupakan salah satu hal yang penting dalam mendukung proses belajar agar lebih efektif.

Rangkuman tersebut bisa dikatakan sebagai hasil merangkum tulisan dari isi bacaan menjadi uraian yang lebih singkat dengan memiliki perbandingan proporsional antara bagian-bagian yang dirangkum dengan rangkumannya.

Hasil merangkum, artinya menyatukan atau merangkai pokok-pokok pembicaraan, uraian, dan lain sebagainya.

Meski bentuknya ringkas, namun tetap mempertahankan pikiran pengarang pendekatannya yang asli.

Fungsi utama dalam merangkum adalah membantu untuk mengingat informasi penting secara garis besarnya saja.

Cara membuat sebuah rangkuman memang sangat mudah dan sederhana asalkan sudah memahami terlebih dahulu semua teks bacaan.

Dengan memahami semua teks bacaan, maka akan semakin mudah untuk menentukan mana bagian-bagian penting yang harus ditulis.

 

Berikut langkah-langkah membuat rangkuman:

1. Membaca naskah asli

Sebelum merangkum, alangkah baiknya membaca seluruh isi naskah asli secara berulang-ulang, untuk mengetahui maksud dan sudut pandang pengarang itu sendiri.

 

2. Tandai atau catat kalimat-kalimat penting

Saat membaca naskah asli, tandai atau catat kalimat-kalimat yang penting untuk ditulis di rangkuman.

Dengan begitu, Anda tidak akan merasa kesulitan untuk menemukannya kembali saat ingin memulai merangkum.

3. Menyusun rangkuman berdasarkan gagasan-gagasan utama

Setelah selesai menandai atau mencatat kalimat-kalimat penting, cobalah untuk menyusun rangkuman dari ide-ide pokok yang sudah dicatat.

4. Gunakan bahasa sendiri yang mudah dimengerti

Menulis rangkuman tak perlu mengikuti bahasa yang ada di naskah asli.

Dengan menggunakan bahasa sendiri, akan lebih mudah memahami dan mengingat apa yang ditulis atau di rangkum.

5. Baca kembali hasil rangkuman

Setelah rangkuman selesai, sebaiknya baca kembali hasil rangkuman yang Anda sudah tulis. Dengan begitu, akan membuat Anda mengetahui kelebihan dari rangkuman tersebut tanpa harus mengubah makna dari teks.

(Natalia Bulan)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement