Share

Cara Bunglon Berkembang Biak, Berbeda dari Hewan-Hewan Reptil Lainnya

Zseztar Juvendhitama, Okezone · Jum'at 09 Desember 2022 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 09 624 2723854 cara-bunglon-berkembang-biak-berbeda-dari-hewan-hewan-reptil-lainnya-NFfv5QkQWE.jpg Ilustrasi/The Verge

JAKARTA - Bunglon adalah hewan reptil yang mempunyai warna dan bentuk yang paling menonjol.

Kadal berwarna-warni ini diketahui dengan keahliannya mengganti warna, lidahnya yang lengket dan panjang serta matanya yang bisa digerakkan secara berbeda.

Umumnya, bunglon tinggal di semak-semak dan pepohonan. Bunglon mempunyai ekor yang membantunya untuk tinggal di ketinggian, yaitu ekornya bisa menggapai cabang-cabang pohon ketika memanjat.

Selain bentuk dan warnanya yang istimewa, bunglon juga mempunyai cara berkembang biak yang sangat berbeda dari hewan-hewan reptil lainnya.

Cara berkembang biak bunglon

Bunglon Jackson merupakan jenis bunglon yang berkembang biak melalui cara ovovivipar. Jenis ini bisa melahirkan 8 sampai 30 bayi bunglon saat masa mengandung selama empat sampai enam bulan.

Follow Berita Okezone di Google News

Bayi bunglon itu diawali dari telur, tetapi rupa-rupanya dikeluarkan dengan bentuk telur, ibu bunglon Jackson mengerami telur tanpa cangkang itu pada tubuhnya.

Dikutip dari Sandiego Zoo, jenis bunglon lainnya berkembang biak melalui cara bertelur yang mempunyai masa inkubasi sepanjang empat sampai 24 bulan, tergantung untuk jenisnya.

Jenis bunglon kecil bertelur dua sampai empat telur, tetapi untuk bunglon yang lebih besar bertelur 80 sampai 100 telur sekaligus.

Beberapa hari sesudah anak bunglon lahir atau menetas, mereka bakal memulai berburu serangga tanpa harus dilatih dengan sang induk.

Anak-anak bunglon itu mempunyai rupa yang sama seperti bunglon dewasa, hanya saja pola dan warnanya tak terlalu cerah.

Rata-rata, anak bunglon akan besar dengan cepat serta banyak juga yang meraih kematangan seksual sebelum akhir tahun pertamanya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini