Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Kisah Asal-usul Nama Tanah Abang

Cita Zenitha , Jurnalis-Kamis, 17 November 2022 |13:00 WIB
Mengenal Kisah Asal-usul Nama Tanah Abang
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA- Mengenal kisah asal-usul nama Tanah Abang menarik untuk dibahas. Tanah Abang merupakan pusat perdagangan di Jakarta yang memiliki sejarah panjang. Pasar ini melegenda sejak ratusan tahun lalu.

Tanah Abang mendapat predikat sebagai “surga belanja” oleh masyarakat dari berbagai daerah. Berbagai barang mulai dari grosir dan eceran dijual dengan harga miring. Tak heran, Tanah Abang selalu menjadi tujuan bagi orang-orang untuk berbelanja.

Mungkin tak banyak yang mengenal kisah asal-usul nama Tanah Abang. Untuk itu Okezone akan menulisnya untuk pembaca semua.

Mengenal kisah asal-usul nama Tanah Abang ini berlokasi di Jl. K.H Mas Mansyur, Jakarta Pusat ini memiliki beragam versi. 

Versi pertama mengatakan bahwa nama Tanah Abang berasal dari orang-orang Mataram datang ke Batavia. Orang Mataram datang ke Batavia pada tahun 1628 untuk melakukan penyerbuan kota.

Saat itu tanah wilayah yang diduduki bala tentara Mataram berwarna merah.Tentu saja hal itu mencuri perhatian tentara Mataram, karena mereka belum pernah melihat tanah berwarna merah. Melihat keunikan itu, mereka menamai daerah tersebut sebagai Tanah Abang.

Tanah Abang diambil dari bahasa Jawa yang artinya adalah “tanah merah”. Nama Tanah Abang terus digunakan hingga saat ini.

Kemudian versi lain mengatakan, bahwa Tanah Abang berasal dari perkataan supir angkot tahun 1900 an. Supir angkot yang sering mengangkut penumpang di wilayah bernama Nabang. Oleh karena itu sopir angkot sering mengatakan “Ayo Nababang.. Nababang.. Nababang..”.

Penduduk setempat menggunakan akses “De” untuk menyebutkan suatu kata. Maka dari itu, orang Hindia Belanda mengatakan daerah Nababang sebagai “De Nababang”. Lambat laun, kata “De Nababang” berubah menjadi Tanah Abang.

Versi lain untuk mengenal kisah asal-usul nama Tanah Abang yaitu bermula ketika zaman VOC. Pada tahun 1948 ada seorang Tionghoa bernama Phoa Bingham mendapat hak istimewa dari VOC untuk memegang kekuasan.

Akhirnya Phoa Bingham membangun sebuah kanal yang melintasi daerah itu untuk mengangkut barang-barang. Phoa Bingham menunjuk orang Banten untuk membantunya membangun kanal.

Orang-orang Banten memanggil Phoa Bingham dengan sebutan “Abang” yang memiliki arti “Kakak Laki-laki”. Untuk menunjukan tanah kepemilikan Phoa Bingham, orang Banten menggunakan kata “Tanah Abang”.

Demikian tahu Okezone sudah mengajak untuk mengenal kisah asal-usul nama Tanah Abang. Semoga dapat menambah pengetahuan dan wawasan.

 (RIN)

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement