Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Rantai Makanan dan Tingkatannya

Fatmawati , Jurnalis-Kamis, 03 November 2022 |13:38 WIB
Mengenal Rantai Makanan dan Tingkatannya
Ilustrasi/Toppr
A
A
A

JAKARTA - Rantai makanan adalah sebuah peristiwa makan dan dimakan antara sesama makhluk hidup dengan urutan tertentu.

Dalam suatu rantai makanan terdapat makhluk hidup yang berperan sebagai produsen, konsumen, dan sebagai dekomposer atau pengurai.

Ketika sebuah rantai makanan berlangsung, akan terjadi proses makan dan dimakan dalam suatu uraian, dan prosesnya berlangsung secara terus menerus dengan perannya masing masing.

Adanya rantai makanan juga dipengaruhi oleh pengelompokan ekosistem makhluk hidup.

   

Untuk tingkatan dari rantai makanan dalam sebuah ekosistem disebut sebagai tingkat trofik.

Tingkat trofik pertama adalah suatu organisasi yang dapat menghasilkan suatu zat makanan sendiri seperti tumbuh-tumbuhan hijau yang disebut juga sebagai produsen.

Tingkat trofik kedua ditempati oleh konsumen primer (konsumen tingkat I). Konsumen ini umumnya ditempati oleh hewan herbivora yakni hewan pemakan tumbuhan.

Di urutan trofik ketiga terdapat hewan karnivora atau hewan pemakan daging yang berperan sebagai konsumen sekunder (konsumen tingkat II).

Dan di urutan terakhir atau sebagai tingkat trofik tertinggi yang disebut sebut sebagai konsumen puncak ditempati oleh hewan omnivora.

Contoh rantai makanan yang terjadi di sebuah ekosistem di sawah sebagai berikut: tumbuhan berperan sebagai organisme autotrof penghasil makanan berupa nektar bunga.

Kemudian seekor kupu-kupu sebagai pemakan tumbuhan dengan mengkonsumsi madu pada bunga.

Seekor katak menangkap kupu-kupu untuk dimakan, kemudian ular memburu katak untuk dimakan dan elang memakan ular.

Adapun peran dari tingkatan rantai makanan tersebut berfungsi sebagai gambaran dari rantai makanan dan interaksi antar spesies dalam suatu komunitas.

(Natalia Bulan)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement