JAKARTA - Akar tinggal disebut juga sebagai rimpang atau rhizoma. Perkembangbiakan ini termasuk vegetatif alami yang artinya dilakukan tanpa campur tangan manusia.
Dikarenakan termasuk ke dalam vegetatif alami, perkembangbiakan ini dapat memperbanyak diri dengan memanfaatkan bagian-bagian tumbuhannya sendiri.
Contohnya, batang atau daunnya.
Mengutip dari Biology Online, istilah rhizoma berasal dari bahasa Yunani yang artinya “seikat akar”.
Walaupun disebut sebagai akar, sebenarnya perkembangbiakan akar tinggal terjadi di batang yang tumbuh menjalar secara horizontal di dalam tanah.
Dari ujung batangnya, dapat menghasilkan akar dan tunas tanaman baru.
Melansir dari Ensiklopedia Britannica, batang tumbuhan akar tinggal berfungsi untuk menyimpan nutrisi, seperti karbohidrat, glukosa, dan protein.
Hal ini akan membuat tanaman bisa bertahan ketika berada di musim yang tidak menguntungkan, seperti musim dingin.
Selain itu, dapat membantu tumbuhan mendapatkan energi yang cukup untuk menembus ke bawah tanah.
Batang dari tumbuhan akar tinggal ini cenderung dapat berproduksi secara cepat dan menyebar ke mana-mana. Bentuknya bersisik dan berbuku-buku.
Kelompok tumbuhan yang berkembang biak dengan akar tinggal contohnya adalah jahe, kunyit, temulawak, lengkuas, kencur, bunga tasbih, sansevieria, pakis, dan bambu.
(Natalia Bulan)