Share

4 Kisah Sedih Sekolah yang Roboh karena Cuaca Ekstrem hingga Memakan Korban

Risa Maharani Putri, MNC Portal · Senin 17 Oktober 2022 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 17 624 2688494 4-kisah-sedih-sekolah-yang-roboh-karena-cuaca-ekstrem-hingga-memakan-korban-Oqu1a2TAsT.jpg Kondisi MTsN 19 Jakarta yang roboh karena diterjang banjir/Okezone

JAKARTA - Hujan deras yang kini sering terjadi di Indonesia mengakibatkan robohnya gedung sekolah. Kasus semacamnya pernah terjadi sebelumnya di Indonesia.

Selain karena faktor dari alam, beberapa sekolah roboh dikarenakan bangunannya yang sudah tua dan rapuh.

Robohnya bangunan sekolah berdampak buruk bagi para murid dan orang di sekitarnya. Berikut kisah-kisah sedih sekolah yang roboh.

1. MTsN 19 Jakarta

Pada hari Kamis (6/10/2022) lalu, tiga siswa MTSn 19 Jakarta, Jalan Pinang Kalijati, Cilandak, Jakarta Selatan meninggal dunia akibat tertimpa tembok sekolah yang roboh.

Peristiwa tersebut terjadi pada saat hujan deras sekitar pukul 14.00 WIB. Robohnya tembok diakibatkan luapan air banjir, sehingga mendorong tembok.

Sayangnya luapan air tersebut membuat tembok roboh dan memakan korban luka serta korban jiwa.

Follow Berita Okezone di Google News

Peristiwa tersebut sempat terekam oleh salah satu siswa yang mengunggah situasi sekolahnya saat itu.

Pada video amatir tersebut juga terlihat para siswa lainnya menangis ketakutan karena banjir yang terjadi.

2. SMPN 1 Pagelaran Cianjur

Ruang kelas SMPN 1 Pagelaran Cianjur ambruk ketika sedang direnovasi.

Akibat kejadian tersebut ada tiga orang pekerja mengalami luka-luka.

Bangunan ambruk ketika pekerja sedang memasang genting sekitar pukul 10.00 WIB.

Kejadian ini terjadi pada 4 Oktober 2021 lalu.

Penyebab dari ambruknya ruang kelas belum diketahui. Kondisi alam sekitar pada wilayah tersebut juga terpantau baik-baik saja.

Kejadian tersebut kemudian langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur.

3. SDN II Kertaharja, Karawang

Bangunan SDN II Kertaharja, Karawang ambruk pada Minggu (15/5/2022) lalu.

Diketahui, kondisi bangunan sekolah memang sudah tidak layak dan lama tidak digunakan karena membahayakan siswa dan guru.

Oleh karena itu, genteng atap diturunkan agar terhindar dari bahaya yang tidak diinginkan.

Namun ketika sedang dikerjakan, tiba-tiba atap seluruh bangunan roboh.

Beruntung, tidak ada korban dari peristiwa ini. Ada total empat ruang kelas yang rusak berat dan tidak bisa digunakan.

Akibat kejadian ini, puluhan siswa terpaksa harus belajar di lantai di ruang guru karena kondisi kelas yang tidak memungkinkan.

Pihak Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga masih mempertimbangkan apakah perbaikan bisa dilakukan pada tahun ini atau tidak.

 

4. SMPN 1 Cibeber Lebak

Atap SMPN 1 Cibeber ambruk di tengah kegiatan belajar mengajar. Pada saat kejadian, sebanyak 15 siswa sedang menggunakan ruang tersebut.

Namun, akibat tertimpa material atap yang roboh, ada delapan orang yang terluka dan dilarikan ke puskesmas. Peristiwa ini terjadi pada 23 November 2021 lalu sekitar pukul 13.15 WIB.

Ambruknya atap disebabkan oleh kondisi atap yang sudah tua, ditambah lagi dengan hujan berintensitas tinggi yang sering terjadi.

Diketahui, ruangan yang atapnya ambruk tersebut difungsikan sebagai ruang laboratorium IPA dan saat itu tengah digunakan siswa untuk berlatih seni.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini