Baik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) maupun Kementerian Kesehatan RI sepakat bahwa promosi kesehatan mental penting untuk mempromosikan kesehatan mental yang positif.
Menurut WHO, cara yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kesejahteraan psikologis, kompetensi, ketahanan manusia, serta menciptakan kondisi dan lingkungan hidup yang mendukung.
Selain itu, promosi kesehatan mental dapat dilakukan dengan mengumpulkan data terkait insidensi gangguan tersebut supaya masyarakat meningkat kesadarannya dan mendapat pengetahuan terkait permasalahan.
Berbicara dari hati ke hati dengan anak remaja tentang kondisi dan kesehatan mentalnya adalah langkah awal yang bisa dilakukan sebagai orang tua.