Terlebih, Hilmar melihat angka partisipasi film Indonesia yang cukup besar di BIFF 2022, menunjukkan bahwa kualitas dan daya saing film Indonesia tidak kalah dari Negaranegara lain.
“Saya membayangkan partisipan dari Indonesia akan ramai di BIFF 2022 sehingga kami berencana untuk menyelenggarakan Indonesia Night yang tujuannya selain networking, juga untuk memperkenalkan beberapa program film strategis dari Direktorat Jenderal Kebudayaan antara lain Indonesiana Films dan Kompetisi Produksi Film Pendek,di samping tentu saja memperkenalkan film-film Indonesia yang tayang di BIFF tahun ini,” ungkap Dirjen Hilmar saat ditemui di Jakarta pada Jumat (7/10/2022).
Salah satu produser yang filmnya akan tayang di BIFF dan juga proyek filmnya masuk dalam market, Yulian Evina Bhara mengungkapkan kebanggaan akan prestasi film Indonesia di salah satu festival bergengsi ini.