Share

Bangka Tengah Luncurkan Program Keluarga Asuh dan Asuh untuk Penuhi Hak Anak Berkebutuhan Khusus

Rachmat Kurniawan, iNews · Jum'at 07 Oktober 2022 12:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 624 2682527 bangka-tengah-luncurkan-program-keluarga-asuh-dan-asuh-untuk-penuhi-hak-anak-berkebutuhan-khusus-hzTdx3b137.jpg Bupati Kabupaten Bangka Tengah Algafry Rahman/Rachmat Kurniawan

BANGKA TENGAH - Untuk memenuhi kebutuhan pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah meluncurkan program Keluarga Asuh dan Guru Asuh pada usia dini di daerahnya.

Program ini diluncrukan langsung oleh Bupati Kabupaten Bangka Tengah Algafry Ramhan di TK Kosgoro Koba Kabupaten Bangka Tengah pada Kamis (6/10/2022).

"Ini tentunya sangat luar biasa, memang harus di selaraskan dengan kondisi yang ada saat ini. Ada pemahaman-pemahan orang tua yang memang perlu kita sampaikan bahwasanya kalau memang anak kita yang di berikan kebutuhan husus, tetap harus kita sekolahkan," ujar Bupati Kabupaten Bangka Tengah, Algafry Rahman pada Kamis (6/10/2022).

Pemerintah Bangka Tengah meluncurkan Program Keluarga Asuh dan Anak Asuh/Istimewa


"Orangtua jangan malu dan jangan takut, kami sebagai pemerintah daerah akan terus membantu memberikan kemudahan itu," tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan Algafry usai bertemu langsung para orang tua dan guru pendidik anak-anak berkebutuhan husus, jika dalam memberikan hak pendidikan kepada anak-anak harus secara fisik dan hati demi tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan husus.

"Ini pendidikan memang tidak semata-mata secara fisik saja yang di berikan, namun juga hati yang kita perlukan. Saya bersyukur hari ini bertemu dengan orangtua dan anak-anak berkebutuhan khusus, mereka menyampaikan kesaya dan ada beberapa hal yang langsung saya respon. Seperti kebutuhan guru pendamping bagi anak-anak mereka, di Sekolah Luar Biasa (SLB) Koba misalnya," jelasnya.

"Itu memang milik provinsi, namun saya minta tenaga yang kita punya untuk di bantuan di sana untuk mendampingi anak-anak kita. Ada juga orang tua yang anaknya butuh terapi wicara, saya juga sudah telpon Direktur RSUD Kabupaten Bangka Tengah untuk segera mencari tenaga tersebut," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Bangka Tengah, Iskandar mengungkapkan dengan keberadaan program ini tentunya diharapkan anak-anak dengan kebutuhan husus ini dapat lebih terpantau dengan baik pendidikannya.

"Dari program ini nantinya kita dapat lebih menyatukan program pendidikan PAUD, SD, SMP dan SMA bagi anak berkebutuhan husus. Kami berharap kalau pendidikan anak-anak berkebutuhan husus ini sudah terbina dengan baik mulai tingkat PAUD, maka kompetensi pendidikanya hingga tingkat SMP hingga SMA dapat terjaga dengan baik. Syurkur Bupati mendukung kegiatan ini sangat baik, tinggal kita kerjasa dengan SLB dan lembaga-lbaga lainya," ujar Iskandar.

Ditambahkan Iskandar jika di Kabupaten Bangka Tengah telah memiliki sekolah-sekolah khusus yang memiliki klas inklusi, ketika di sekolah ini menerima anak-anak berkebutuhan husus dengan katagori ringan untuk mengenyam pendidikan bersama anak-anak reguler.

"Sebenarnya kita memiliki sekolah dengan klas inklusi, tapi kalau anak berkebutuhan khusus berat, maka kita masukan ke SLB dengan guru-guru khusus. Tapi kita berikan pelatihan-pelatihan kepada pendidik ini untuk dapat mendampingi anak-anak kita berkebutuhan khusus ini," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini