Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stafsus Menag Minta Guru PAI Respons Cepat dalam Tangkal Hoaks di Era Disrupsi Teknologi Informasi

Widya Michella , Jurnalis-Senin, 19 September 2022 |10:23 WIB
Stafsus Menag Minta Guru PAI Respons Cepat dalam Tangkal Hoaks di Era Disrupsi Teknologi Informasi
Staf Khusus Menteri Agama bidang Komunikasi Publik dan Media Wibowo Prasetyo/Dok. Kemenag RI
A
A
A

JAKARTA - Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama (Menag) bidang Komunikasi Publik dan Media Wibowo Prasetyo meminta para guru PAI untuk merespons cepat dalam menangkal hoaks terlebih di saat menghadapi era disrupsi teknologi informasi.

Sebab, menurutnya guru adalah garda terdepan dalam upaya penguatan moderasi beragama di Indonesia mulai dari lingkup terkecil kepada para siswa.

Pasalnya, banyak informasi palsu di media sosial. Berbagai kabar hoaks dan disinformasi yang beredar di media sosial kerap berbalut isu Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA) dan ini dapat memicu konflik di masyarakat.

Hoaks, lanjutnya, masih cukup masif terjadi. Misalnya, hoaks dana haji dipakai untuk membiayai IKN (Ibu Kota Nusantara).

"Informasi keliru dan ngawur seperti ini harus bisa direspons, termasuk oleh para guru PAI yang termasuk berada di garda terdepan. Karena itu, upaya penguatan moderasi beragama tidak bisa hanya dilakukan dengan cara-cara konvensional tatap muka, tapi juga memanfaatkan teknologi informasi," ujar Wibowo dikutip dalam laman resmi Kemenag, Minggu (18/9/2022).

Menurut Wibowo, disrupsi teknologi informasi membawa banyak dampak nyata pada kehidupan manusia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement