JAKARTA - Pelangi terjadi ketika cahaya terpancar dari matahari bersentuhan dengan tetesan air di atmosfer.
Pelangi muncul dalam tujuh warna karena tetesan air memecah sinar matahari menjadi tujuh warna spektrum.
Dikutip dari laman Canon, kita bisa mendapatkan hasil yang sama ketika sinar matahari melewati prisma.
Tetesan air di atmosfer bertindak sebagai prisma, meskipun jejak cahaya sangat kompleks.
Ketika cahaya bertemu dengan tetesan air, itu dibiaskan pada batas udara dan air, dan memasuki tetesan, dketika cahaya tersebar ke dalam tujuh warna.
Efek pelangi terjadi karena cahaya kemudian dipantulkan di dalam tetesan dan akhirnya dibiaskan kembali ke udara.