Nadiem yakin di masa depan teknologi dan informasi akan berkembang dan berekspansi jauh lebih cepat dan jauh lebih masif.
Sehingga dunia membutuhkan talenta-talenta digital yang cerdas dan kreatif dan mampu bersaing.
Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ristek Dikti, Suharti mengatakan olimpiade ini menjadi suatu kebanggaan untuk Indonesia karena dapat menyelenggarakan lomba bertaraf internasional tersebut.
"Ini menjadi yang pertama kali IOI dilaksanakan secara hibrida," kata dia.
Ia mengharapkan semua peserta dapat memiliki pengalaman guna meningkatkan kemampuan dibidang teknologi dan informasi.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan kunjungan pariwisata Indonesia sebagai tuan rumah, dalam hal ini Yogyakarta.
IOI 2022 rencananya akan digelar sejak tanggal 7-15 Agustus 2022. Dari 90 negara peserta yang ikut, 18 negara akan mengikuti lomba secara daring, sedangkan 72 negara lainnya mengikuti secara luring.