Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Simak, Sejarah dan Latar Belakang Timbulnya Perang Dingin

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Senin, 01 Agustus 2022 |11:10 WIB
Simak, Sejarah dan Latar Belakang Timbulnya Perang Dingin
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Sejarah dan latar belakang timbulnya perang dingin bakal diulas dalam artikel ini. Perang Dingin atau cold war adalah sebutan bagi suatu periode terjadinya ketegangan politik dan militer antara Dunia Barat, yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan sekutu NATO-nya, dengan Dunia Komunis, yang dipimpin oleh Uni Soviet beserta sekutu negara-negara satelitnya. Perang dingin merupakan sebuah persaingan ideologi yang terjadi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet dalam memperebutkan pengaruh negara-negara lain.

Peristiwa ini dimulai setelah keberhasilan Sekutu dalam mengalahkan Jerman Nazi di Perang Dunia II, yang kemudian menyisakan Amerika Serikat dan Uni Soviet sebagai dua negara adidaya di dunia dengan perbedaan ideologi, ekonomi, dan militer yang besar.

Secara umum, perang ini mengarah pada perang politik yang sejatinya tak pernah terlibat secara langsung yang terjadi dalam 5 periode mulai tahun 1945-1953, 1953-1962, 1962-1979, 1979-1985 dan 1985 sampai 1991. Oleh sebab itu, perang ini dinamakan perang dingin.

Sejarah dan latar belakang timbulnya perang dingin diyakini sebagai langkah yang diambil Amerika Serikat dan Uni Soviet menjelang berakhirnya Perang Dunia II pada 1945. Kala itu, Amerika Serikat memenangkan Perang Dunia II setelah mengalahkan Jepang melalui bom atom yang menyasar Hiroshima dan Nagasaki.

AS muncul sebagai negara pemenang dari Blok Sekutu yang berhasil membuatnya sebagai negara adidaya. Hanya saja, kemenangan di Blok Sekutu tak hanya milik AS melainkan Uni Soviet yang juga berasal dari blok yang sama unggulnya dalam Perang Dunia II di Eropa.

Kemenangan keduanya ini memunculkan struktur baru dalam politik internasional.  Yakni, Blok Timur yang dikomandani Uni Soviet (US) dan Blok Barat yang dikomandani Amerika Serikat (AS).

Dominasi kedua blok ini menyebabkan hubungan internasional sangat dipengaruhi oleh kepentingan kedua negara tersebut. Bahkan, Uni Soviet diketahui menancapkan pengaruh komunisme di negara-negara Eropa Timur yang dibebaskannya. Di Eropa Timur dan Eropa Tengah, Uni Soviet juga berusaha menguasai negara-negara bekas jajahan Jerman untuk menjaga potensi dari ancaman Jerman.

Langkah ini ternyata mengkhawatirkan sekutu dekat Amerika Serikat, Inggris. Kedua negara besar itu khawatir pengaruh komunisme Uni Soviet dapat mengganggu demokrasi yang ditegakkan di Eropa Barat.

Langkah Uni Soviet ini kemudian direspon AS dan Inggris dengan membuat Blok Barat yang dikenal dengan nama North Atlantic Treaty Organization (NATO) untuk menyaingi Blok Timur milik Uni Soviet. NATO tak hanya terdiri AS dan Inggris melainkan juga  Irlandia, Kanada, Belanda, Belgia, Denmark, Norwegia, Islandia, Luxembourg, Portugal, dan Perancis.

Perang Dingin dimulai saat AS meluncurkan Marshall Plan atau Rencana Marshall. sebagai bentuk bantuan AS kepada negara-negara yang berada di bawah pengaruhnya. Bantuan itu ditujukan agar negara-negara di Eropa dapat membangun kembali negaranya setelah Perang Dunia II.

Gerakan ini pun tak luput mengajak Uni Soviet, namun negara ini menolak hadir dan menolak ikut. Uni Soviet malah membuat Molotov Plan atau Rencana Molotov sebagai tandingannya. Rencana Molotov ini juga memiliki tujuan yang sama yakni memberikan bantuan untuk negara-negara Eropa Timur yang terdampak Perang Dunia II.

Perang ini berakhir setelah runtuhnya Uni Soviet pada 25 Desember 1991. Sebelumnya, akhir dari Perang Dingin mulai tampak pada 1980-an saat perseteruan antar kedua negara kuasa ini mereda. Tepatnya, setelah Mikhail Gorbachev menghapus sistem diktator dan menumbuhkan demokrasi.

Demikian sejarah dan latar belakang timbulnya perang dingin yang diketahui menciptakan gerakan Blok di dunia. (RIN)

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement