PEKANBARU - Para siswa SMP Negeri 1 Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau, terpaksa belajar di ruang laboratorium.
Hal ini disebabkan karena hampir dua tahun ini ruang kelas yang terbakar beberapa waktu yang lalu tidak kunjung diperbaiki.
Kepala SMPN 1 Rambah, Irwan, mengatakan bahwa ada total enam ruang kelas yang terbakar pada 18 Oktober 2020 yang lalu dan belum juga diperbaiki. Selain itu, ada ruang guru dan UKS saat itu juga terbakar.
"Totalnya ada enam kelas yang rusak. Sampai saat ini ruangan yang terbakar belum ada perbaikan.," kata Irwan kepada MPI Rabu (27/7/2022).
Hampir selama dua tahun ini para siswa terpaksa belajar di ruangan yang bisa dimamfaatkan seperti dua ruang laboratorium. Karena tidak cukup juga, terpaksa ruang kelas yang tersisa di sekat sekat.
"Saat ini, kalau untuk kegiatan anak-anak belajar ada ruangan yang kita sekat pak. Anak-anak belajar di ruangan Laboratorium IPA dan lainnya. Total ada 13 ruangan yang terbakar. Ruangan yang terbakar seperti kelas belajar, ruangan bimbingan penyuluhan, ruangan manjelis guru, ruangan sarana prasarana, ruangan PMR, ruangan koperasi, ruangan dan ganti baju atau serba guna," imbuhnya.