Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siswi SMAN 2 Sampit Terpilih Ikuti Pertukaran Pelajar Internasional, Akan Berangkat ke AS

Natalia Bulan , Jurnalis-Kamis, 21 Juli 2022 |11:35 WIB
Siswi SMAN 2 Sampit Terpilih Ikuti Pertukaran Pelajar Internasional, Akan Berangkat ke AS
Vania Putri Arfanda saat bersilahturahmi dengan Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor di Sampit, Rabu (20/7/2022)/Antara
A
A
A

Dia juga mengapresiasi kedua orang tua Vania karena tidak mudah mendidik anak sampai lolos seleksi dengan banyaknya peserta yang mengikuti seleksi program pertukaran pelajar internasional itu.

Seraya mendoakan agar Vania selalu sehat dan lancar dalam mengikuti program tersebut, Halikinnor juga berpesan agar Vania turut memperkenalkan budaya dan potensi Indonesia, khususnya Kalimantan Tengah dan Kotawaringin Timur.

"Mudah-mudahan ada lagi anak-anak kita yang nantinya mendapat pengalaman yang luar biasa ke internasional seperti ini. Kita doakan nantinya Vania sukses, apalagi sudah memiliki pengalaman di luar negeri sehingga itu akan sangat membantu ke depannya," kata Halikinnor.

Vania Putri Arfanda Kurnia, siswi Kelas 3 SMAN 2 Sampit kelahiran Boyolali 22 Maret 2005, merupakan anak pasangan Arie Kurnia dan Siti Fathonah Purnaningsih.

Sang ibu saat ini menjabat Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kotawaringin Timur.

Vania merupakan satu dari 70 pelajar di Indonesia yang terpilih mengikuti program pertukaran pelajar internasional ini.

Dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Vania merupakan satu dari empat siswi yang terpilih mengikuti program tersebut.

Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (YES) Program adalah program beasiswa penuh yang diberikan oleh U.S. Department of State kepada siswa SMA atau sederajat.

Program ini bertujuan menjembatani pemahaman dan saling pengertian antara masyarakat negara-negara dengan populasi Muslim yang signifikan dengan masyarakat Amerika Serikat.

Program YES memberikan kesempatan untuk siswa yang aktif dan berprestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, untuk mengikuti program ini.

Lama program ini rencananya 10 bulan belajar di American Highschool yaitu Weathland Union Highschool di Plumas Lake, California, Amerika Serikat.

Peserta sudah menyelesaikan pembuatan visa pada 16 Juli lalu di Jakarta dan rencananya diberangkatkan ke Amerika Serikat pada 7 Agustus 2022.

Vania menceritakan, dia mendaftar program tersebut pada H-7 penutupan pendaftaran.

Dia mendaftar melalui Banjarmasin, Kalimantan Selatan karena belum dibuka untuk Kalimantan Tengah.

Dari 25 peserta yang terjaring, ada 11 peserta yang lanjut ke seleksi di tingkat nasional.

Vania adalah salah satu peserta yang lolos ke tahap itu.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement