Share

Kuota PPDB Terbatas, Sekitar 4.000 Siswa Lulusan SD Tidak Tertampung di SMP Negeri

Adi Haryanto, Koran SI · Kamis 07 Juli 2022 10:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 624 2625154 kuota-ppdb-terbatas-sekitar-4-000-siswa-lulusan-sd-tidak-tertampung-di-smp-negeri-a5A47eO3BU.jpg Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono/Adi Haryanto

CIMAHI - Sekitar 4.000 siswa lulusan SD di Kota Cimahi tidak diterima di SMP negeri pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Namun, mereka masih bisa mencoba untuk mendaftar ke sekolah swasta atau sekolah yang berbasis keagamaan yang tentunya memiliki kualitas tidak berbeda jauh dari sekolah negeri.

Penyebab tidak diterimanya ribuan siswa pendaftar tersebut adalah karena jumlah kuota penerimaan di sekolah negeri terbatas sementara peminatnya banyak.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Cimah, jumlah lulusan SD tahun ini mencapai 8.300 orang, sementara yang diterima di SMP negeri hanya 4.031.

Sementara untuk pendaftaran ke SD negeri di Kota Cimahi tahun ini jumlahnya sebanyak 5.900 anak. Selisih sekitar 2.000 siswa itu akan berdampak terhadap guru yang mengajar. Sehingga harus ada rotasi karena nantinya akan ada guru yang tidak mendapat jam mengajar.

"Yang diterima masuk di SMP negeri hanya 4.000 siswa sesuai kuota yang ada. Jika melihat jumlah lulusan maka ada 50% siswa yang tidak bisa masuk ke negeri," sebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono, Rabu (6/7/2022).

Selain itu, pihaknya juga menemukan ada sekitar 500 lebih siswa lulusan SD yang tidak mendaftar pada masa PPDB tahap pertama maupun tahap kedua. Belum terdeteksi kemana mereka melanjutkan sekolahnya, apakah ke pesantren atau daftar sekolah di luar Cimahi.

Harjono melanjutkan, ingin memastikan semua anak lulusan SD di Kota Cimahi bisa memperoleh pendidikan wajib belajar 9 tahun. Sebabnya menjadi tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah maupun orang tua, untuk mendorong pendidikan terbaik bagi anak-anaknya.

Menurutnya, pada PPDB tahun ini, Dinas Pendidikan Kota Cimahi membagi pendaftaran ke dalam dua tahap. Tahap pertama dibuka untuk jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua, hingga jalur prestasi. Sementara tahap kedua khsusus untuk pendaftaran jalur zonasi.

"Kami berharap semua lulusan SD di Cimahi bisa melanjutkan sekolah ke tempat yang terbaik, walaupun SMP negeri kuotanya terbatas. Tapi kan sekarang ini kualitas sekolah swasta juga sudah sama dengan negeri," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini