Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hebat! Siswa SMK Ini Ubah Motor Menjadi Berteknologi Listrik

Elis Novit , Jurnalis-Selasa, 14 Juni 2022 |14:53 WIB
Hebat! Siswa SMK Ini Ubah Motor Menjadi Berteknologi Listrik
Motor listrik karya siswa SMK Negeri 2 Bawang, Banjarnegara Jawa Tengah/Elvis Novit
A
A
A

BANJARNEGARA - Sekelompok siswa SMK Negeri 2 Bawang, Banjarnegara, Jawa Tengah, memanfaatkan limbah motor rusak dan mesin mati menjadi motor berteknologi listrik.

Latar belakang ide pembuatan ini melihat kondisi ke depan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terus melambung serta munculnya teknologi peralihan ke komponen listrik di sejumlah kendaraan.

Pengerjaan diawali dengan melepas komponen mesin BBM kemduian diganti dengan perangkat elektreonik dinamo 1000 Watt, baterai jenis litium 60 Volt, dan instalasi pengisian listrik.

Siswa juga menyambungkan instalasi elektronik motor dengan smartphone sehingga bisa menjadi indikator tampilan dan kontrol pengisian baterai.

Motor tersebut diberi nama Molisel singkatan dari Motor Listrik Elektronika, merupakan karya siswa dengan kerja sama 3 jurusan di sekolah, mulai dari jurusan Teknik Bisnis dan Sepeda Motor, Jurusan Listrik, dan Jurusan Elektronika Industri.

"Sistemnya daur ulang dari motor yang sudah mogok ditambah dengan komponen elektronika jadi bisa bergerak kembali," ujar Wahyu siswa SMKN 2 Bawang yang turut menggarap motor listrik ini.

"Pembuatannya sekitar dua bulan," tambahnya.

Karya para siswa ini pun mendapatkan apresiasi dari guru SMKN 2 Bawang, Wilis.

"Melihat siswa-siswa berkarya yang sangat luar biasa ini adalah sangat bangga. Saya dari tim sekolah sangat mendukung dan support bahan-bahannya dari termasuk jurusan TBSM untuk motornya." jelas Wilis.

Motor listrik dengan memanfaatkan limbah dan barang bekas karya siswa SMK Negeri 2 Bawang ini mampu melaju dengan kecepatan rata-rata 60 Km/jam.

Sementara untuk durasi pengisian daya baterai memakan waktu 3-4 jam dan mampu menempuh jarak 25-39 kilometer.

Diketahui, biaya pembuatan motor listrik ini mencapai Rp20 juta rupiah.

Siswa dan pihak sekolah saat ini melakukan pembenahan dan evaluasi, serta sedang dalam pengembangan untuk membuat mobil mini berteknologi listrik.

(Natalia Bulan)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement