Share

4 Profesi Paling Berisiko, Nyawa Taruhannya!

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Minggu 29 Mei 2022 10:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 65 2599334 4-profesi-paling-berisiko-nyawa-taruhannya-gq75SIWgnf.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Setiap orang membutuhkan pekerjaan guna mencukupi kebutuhan hidupnya. Namun, terdapat orang yang rela menjalani profesi dengan risiko tinggi. Bahkan profesi berisiko ini terkadang taruhannya adalah nyawa. Berikut profesi paling berisiko.

Pembersih Kaca Gedung Bertingkat

Pembersih kaca gedung bertingkat merupakan salah satu pekerjaan yang berisiko. Pekerjaan ini membutuhkan nyali yang besar serta keberanian. Para pekerja harus rela menggantung hingga ratusan kaki di atas tanah yang memiliki risiko jatuh dari ketinggian.

Selain itu, apabila cuaca sedang tak bersahabat, gondola yang dinaiki dapat saja goyang secara tiba-tiba.

Pemadam Kebakaran

Pantang pulang sebelum padam, slogan dari profesi pemadam kebakaran. Pekerja pemadam kebakaran ini dalam tugasnya berkutat dengan api. Mereka menjinakkan bangunan dari kobaran api. Profesi ini mempunyai risiko tinggi mengalami cedera hingga kematian di tempat kerja.

Mereka juga harus siap siaga terhadap panggilan darurat. Kebahagiaan profesi pemadam kebakaran adalah apabila berhasil menyelamatkan korban dari kebakaran.

Pekerja Tambang

Pekerja tambang juga menjadi salah satu profesi yang mempunyai risiko tinggi. Pasalnya pekerjaan tersebut dilakukan di dalam gua, di mana kadar oksigennya berbeda dengan permukaan luar.

Mereka harus menelusuri gua atau galian yang cukup dalam. Hal ini berisiko tertimbun batu-batuan hingga tanah. Penambang gas dan minyak bumi juga harus masuk ke dalam lautan untuk dapat bisa menghasilkan tambang mentah.

Pekerja Konstruksi

Profesi ini mempunyai standar keamanan dalam bekerja. Hal ini karena mereka berkutat dengan alat berat, mesin, hingga bahan serta material bangunan.

Dalam menjalankan tugasnya mereka selalu menggunakan helm serta pakaian khusus demi menunjang keselamatan mereka. Apabila mereka lalai, tak jarang risiko akan menghampiri para pekerja.

Diolah dari berbagai sumber:

Tika Vidya Utami/Litbang MPI

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini