Entah alasannya apa, kedua orang tua rupanya tidak setuju kalau Dina berlatih pencak silat.
"Bapak dan ibu tidak setuju, dan itu berlangsung sampai kelas 2 SMA. Sebab saat kelas dua SMA begitu ada panggilan ikut kejuaraan dan seleksi provinsi, bapak dan ibu akhirnya merestui," tutur Dina.
Sejak saat itu perjalanan karier Dina di pencak silat semakin cemerlang. Ia menjadi juara mulai tingkat regional, nasional bahkan internasional.
"Semua prestasi ini saya didedikasikan untuk mendiang ayah saya yang sudah tiada," ungkap Dina.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik