Share

Jepang Negara Idaman untuk Kuliah, Yuk Mengenal Sistem Pendidikan Negara Sakura!

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Rabu 04 Mei 2022 08:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 03 624 2588691 jepang-negara-idaman-untuk-kuliah-yuk-mengenal-sistem-pendidikan-negara-sakura-6QpYzw7i6s.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Jepang sudah dikenal sebagai salah satu negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Negara itu juga memiliki masyarakat dengan tingkat literasi tinggi.

Melansir jurnal “Sistem Pendidikan Jepang: Studi Komparatif Perbaikan Pendidikan di Indonesia”, Jepang adalah negara di Asia Timur yang mendapat pengaruh konfusianisme, layaknya Korea Selatan dan China. Oleh karenanya, pendidikan dan penanaman karakter sangat dipegang teguh di negara ini. Penerapan teori dan praktik juga menjadi satu paket yang tidak bisa dipisahkan.

Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dari penyelenggaraan pendidikan Jepang. Dalam jurnal tersebut dijelaskan bahwa tujuan yang dimaksud adalah mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas, baik secara pikiran dan jasmani, mengembangkan kepribadian setiap individu secara utuh, dan setiap siswa diberi pendidikan untuk senantiasa menjaga keharmonisan dan menghargai lingkungan sosialnya. Selain itu, pendidikan di Jepang juga bertujuan agar semangat para siswa meningkat, guna membangun negara dan ikut menjaga perdamaian dunia.

Secara garis besar, tingkatan pendidikan di Jepang serupa dengan Indonesia. Ada pendidikan dasar (mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama), pendidikan menengah, dan perguruan tinggi. Untuk pendidikan dasar, anak yang wajib mengikutinya adalah usia 6 sampai 15 tahun. Siswa harus mengikuti jenjang ini secara bertahap dan tidak boleh mengambil jenjang selanjutnya jika pelajaran atau jenjang yang ditempuh belum selesai. Apabila siswa tidak memenuhi kriteria nilai yang ditentukan, maka bisa tinggal kelas untuk kemudian mengulangnya.

Selanjutnya, pendidikan menengah atau SMA. Sebelum masuk ke tahap ini, calon siswa SMA harus melalui tahap penyaringan yang cukup ketat ke sekolah tujuan. Maka dapat dipastikan bahwa mereka yang berhasil lolos adalah siswa terpilih dengan kemampuan akademik gemilang. Calon siswa disarankan untuk mengikuti bimbingan belajar atau kursus pelajaran terlebih dahulu sebelum mengikuti saringan masuk. Ada beberapa jurusan yang disesuaikan oleh kurikulum di negara itu. Contohnya adalah perdagangan, perikanan, ekonomi, perawatan, teknik, dan pertanian.

Di tingkat pendidikan tinggi, sistemnya sama dengan di Indonesia. Mahasiswa akan menempuh pendidikan selama 4 tahun untuk mendapatkan gelar sarjana. Namun bagi yang kuliah di jurusan kedokteran gigi dan kedokteran, mereka harus menjalani masa pendidikan selama 6 tahun. Setelahnya, pendidikan S2 atau master dijalankan selama 2 tahun. Sedangkan program doktoral alias S3 ditempuh selama 5 tahun.

Hingga kini, Negeri Sakura itu masih menjadi idola bagi mahasiswa asing untuk melanjutkan kuliah. Tak terkecuali, mahasiswa Indonesia. Melansir Okezone, ada salah satu kendala yang umum dialami para mahasiswa asing, yakni bahasa. Hal ini disebabkan ketentuan institusi pendidikan di Jepang yang mewajibkan para mahasiswanya untuk menggunakan bahasa Jepang. Meskipun ada beberapa universitas yang menggunakan bahasa Inggris, namun kemampuan berbahasa Jepang tetap dituntut untuk dikuasai. Jadi, sebelum mulai masa perkuliahan, mahasiswa asing wajib mengikuti kursus bahasa agar komunikasi berjalan lancar.

*diolah dari berbagai sumber

Ajeng Wirachmi/Litbang MPI

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini