Share

Disdik Bandung Barat Optimis Usai Lebaran Bisa Terapkan PTM 100%

Aan haryono, Koran SI · Selasa 26 April 2022 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 26 624 2585468 disdik-bandung-barat-optimis-usai-lebaran-bisa-terapkan-ptm-100-2YkXtlbUqP.jpg PTM di Bandung Barat. (Foto: Aan Haryono)

BANDUNG BARAT - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengkaji penetapan kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan pembelajaraan tatap muka 100% di semua jenjang sekolah pasca-lebaran nanti.

Hal ini seiring dengan semakin menurunnya kasus positif aktif Covid-19 di KBB, sehingga saat ini wilayah KBB termasuk Bandung Raya sudah menerapkan PPKM Level 2.

"Kami berharap usai lebaran nanti KBB dan wilayah aglomerasi Bandung Raya bisa masuk PPKM Level 1 sehingga KBM di sekolah bisa 100%. Jadi nanti akan ada evaluasi juga," kata Kepala Dinas Pendidikan KBB, Asep Dendih, Senin (25/4/2022).

 Baca juga: PTM 100%, Universitas Udayana Syaratkan Vaksin Lengkap

Dikatakannya, hingga libur menjelang lebaran KBM di semua tingkatan sekolah di KBB masih dilakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas 50%. Kendati tidak ada temuan kasus positif dari lingkungan sekolah.

Semua sekolah tetap diminta disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah baik siswa, guru, dan tenaga kependidikan lainnya. Termasuk juga mendorong vaksinasi kepada siswa agar bisa 100%.

"Acuannya tetap kepada aturan pemerintah, bahwa level 2 itu PTM terbatas 50%. Tapi kami optimistis dengan kondisi yang terus membaik, usai lebaran dan tahun ajaran baru sudah full 100%," sebutnya.

Asep menyebutkan, sejauh ini kasus Covid-19 di lingkungan sekolah di KBB masih nol kasus. Itu berdasarkan hasil verifikasi ke lapangan oleh Disdik dan Dinkes, serta laporan yang masuk dari setiap sekolah. Pelaksanaan PTM terbatas 50% juga tidak ada kendala, karena siswa tetap bisa belajar secara kombinasi daring dan luring.

"Pencegahan itu dilakukan dengan mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Ini juga sebagai upaya preventif untuk mencegah adanya potensi penularan Covid-19," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini