Share

Belasan Mahasiswa Beasiswa New Colombo Plan Australia Siap Kuliah di Indonesia

Tim Okezone, Okezone · Selasa 19 April 2022 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 19 65 2581431 belasan-mahasiswa-beasiswa-new-colombo-plan-australia-siap-kuliah-di-indonesia-qFpMyaEXtt.jpg Belasan mahasiswa beasiswa New Colombo Plan Australia siap kuliah di Indonesia. (KBRI Canberra)

JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra memberikan orientasi dalam rangka pembekalan mahasiswa Australia yang akan kuliah di Indonesia pada Rabu (13/4/2022). Sebanyak 15 mahasiswa dari berbagai kampus di Australia akan kuliah di Indonesia dengan beasiswa New Colombo Plan (NCP).

NCP merupakan beasiswa pemerintah Australia bagi mahasiswa sarjana yang kuliah di universitas di Australia untuk belajar di negara-negara Indo Pasifik selama maksimal satu tahun. Tujuan beasiswa ini untuk meningkatkan wawasan dan pengalaman mahasiswa Australia mengenai Indo Pasifik. Beasiswa dapat digunakan mahasiswa untuk melakukan program pertukaran, mengambil kuliah, internship, maupun penelitian.

Dalam acara pembekalan di KBRI mahasiswa memperoleh pengenalan umum mengenai Indonesia dan sistem pendidikan di Indonesia, pengenalan destinasi wisata populer di Indonesia dan kuliner khas Indonesia, pengenalan beberapa bahasa Indonesia sehari-hari yang sering diucapkan dalam pergaulan serta kebiasaan sehari-hari masyarakat Indonesia yang perlu diketahui. Selain itu mahasiswa juga berkesempatan untuk mengunjungi Balai Budaya Indonesia dan memperoleh pengenalan mengenai gamelan dan wayang.

Menurut Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Canberra, Mukhamad Najib, tahun ini akan menjadi pengiriman pertama mahasiswa Australia ke Indonesia sejak pandemi.

“Selama dua tahun pandemi, pemerintah Australia tidak mengirimkan mahasiswa ke Indonesia, karena memang perbatasan ditutup selama hampir 2 tahun. Alhamdulillah, tahun ini pengiriman mahasiswa Australia ke Indonesia dengan beasiswa NCP akan dimulai lagi,” tutur Najib, dalam keterangan tertulis.

Najib berharap mahasiswa Australia bisa belajar banyak mengenai Indonesia dan kehidupan masyarakat Indonesia secara langsung. Selama ini, menurut Najib, mungkin mahasiswa sudah mengenal Indonesia melalui berita dan sosial media, namun dengan datang dan merasakan langsung kehidupan di Indonesia akan memberikan perspektif yang lebih lengkap.

“Mungkin kalian sudah mendengar atau membaca mengenai keramahan masyarakaat Indonesia, namun dengan kuliah langsung di Indonesia kalian akan mendapatkan pengalaman yang nyata dan tentu saya yakin kalian akan mencintainya. Apalagi buat kaliah yang akan kuliah di Yogya, saya yakin kalian akan jatuh cinta dengan kebudayaan, makanan dan keramahan orang-orangnya,” ucap Najib di depan para mahasiswa.

Bagi Atdikbud Najib, kedatangan mahasiswa Australia untuk belajar di Indonesia akan memberikan dampak yang baik bagi kedua negara. “Kedatangan mahasiswa Australia ke Indonesia akan meningkatkan jumlah mahasiswa internasional yang tentunya dapat berdampak positif pada peningkatkan reputasi universitas. Di sisi lain, interaksi mahasiswa Australia dan Indonesia akan mendorong masing-masing untuk saling mengenal, saling belajar dan saling memahami. Hal ini tentu akan berdampak positif bagi hubungan di antara dua negara di masa depan,” tutur Najib.

Sebanyak 15 mahasiswa rencananya kuliah selama satu sampai dua semester di lima universitas di Indonesia, yaitu Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Pelita Harapan, BINUS, dan Universitas Katolik Parahyangan. Mereka akan belajar bahasa Indonesia secara intensif terlebih dahulu sebelum mengikuti kuliah di universitas tujuan di Indonesia. Bidang studi yang akan mereka pelajari di Indonesia juga beragam, mulai dari hubungan internasional, ekonomi sampai seni dan budaya.

Menurut Kirby, dari Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), belajar langsung di Indonesia akan menjadi pengalaman yang menarik dan menyenangkan bagi mahasiswa Australia. Ia mengaku dulu pernah belajar di Indonesia dan juga pernah ditugaskan di Indonesia selama 3 tahun.

“Saat kuliah dulu saya juga pernah mengikuti program student exchange, dan saya memilih Indonesia. Saya senang dengan kehidupan di Indonesia termasuk makanan dan budayanya. Saya juga pernah bertugas di Indonesia selama 3 tahun. Saya yakin, kuliah di Indonesia akan memberikan pengamalan yang sangat berharga bagi mahasiswa Australia,” tutur Kirby saat mendampingi kunjungan mahasiswa ke KBRI Canberra.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini