Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemandirian Ekonomi, Ribuan Pesantren Bakal Jadi Agen Laku Pandai

Arif Budianto , Jurnalis-Jum'at, 01 April 2022 |17:01 WIB
Kemandirian Ekonomi, Ribuan Pesantren Bakal Jadi Agen Laku Pandai
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

BANDUNG - Ribuan pesantren di Jawa Barat dibidik menjadi agen laku pandai, bekerja sama dengan perbankan. Langkah ini dilakukan dalam rangka kemandirian ekonomi pesantren di Jawa Barat.

Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi mengatakan, pihaknya baru saja menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jabar. NU diyakini merupakan ormas yang memiliki basis massa yang relatif potensial menggerakkan roda perekonomian daerah.

PWNU Jabar membawahi 27 Pengurus Cabang NU. Lebih dari 500 ribu santri menuntut ilmu keagamaan di lebih dari 10 ribu pesantren yang tersebar di Jabar. Selain itu, PWNU Jabar menjadi wadah bagi 60% warga Tatar Priangan.

Perluasan agen layanan keuangan tanpa kantor untuk keuangan inklusif (Laku Pandai) itu diakuinya sejalan dengan misi bank bjb untuk berpartisipasi sebagai penggerak dan pendorong laju perekonomian daerah.

Baca juga: Tinjau Pesantren Asri Syubbanul Wathon, Jokowi: Jadi Contoh Penerapan Prokes

“Sinergi dan kolaborasi dengan PWNU Jabar ini merupakan wujud partisipasi dan komitmen kami mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin,” kata Yuddy.

Apalagi, kata Yuddy Gubernur Kabar Ridwan Kamil sangat berharap kerjasama ini dapat turut menggerakan ekonomi di Jawa Barat.

Baca juga: Wapres Ma'ruf Dorong Pesantren Jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

"Seperti yang kita ketahui bersama, Pak Gubernur itu sangat bangga terhadap bank bjb sebagai BUMD dan BPD terbaik dan terbesar di Indonesia. Harapannya, produk dan layanan bank bjb bisa dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya PWNU Jawa Barat, " ungkap Yuddy.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement