Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral! Wanita Cantik Ini Ngeprank Lolos SNMPTN, Auto Kena Bully Netizen

Aulia Oktavia Rengganis , Jurnalis-Kamis, 31 Maret 2022 |19:46 WIB
Viral! Wanita Cantik Ini <i>Ngeprank</i> Lolos SNMPTN, Auto Kena <i>Bully Netizen</i>
Tangkapan layar media sosial
A
A
A

JAKARTA - Pengumuman hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022 beberapa waktu lalu, masih banyak diperbincangkan.

(Baca juga: Mengintip Sekolah Tinggi Intelijen Negara, Kepala Pengunjung Ditutup hingga Dilarang Bawa HP)

Adapun data jumlah peserta SNMPTN 2022 yang dinyatakan Lulus Seleksi Jalur SNMPTN 2022 sebanyak 120.643.

Banyak para peserta yang dinyatakan Lulus membagikan kabar bahagia dan harunya melalui unggahan video di Tiktok. Salah satunya adalah @eyemmm_.

Perempuan yang memiliki nama asli Meilany Ferenika Danes itu mengunggah sebuah video di akun Tiktoknya pada (29/3/2022), yang berisi tangkapan layar bahwa dirinya lolos SNMPTN 2022 di Universitas Indonesia program studi Pendidikan Dokter.

Namun, dengan kejelian mata netizen, ditemukan hal janggal yang menjadi sorotan. Dalam tangkapan layarnya, terlihat jam yang berbeda dengan waktu resmi pengumuman hasil SNMPTN 2022. Sontak, netizen pun mengomentari postingan wanita berparas cantik tersebut.

"Gambar ke 1 jam nya 14.20, terus gmbr ke 2 jam 13.59 ni gimanaa bisa mundur waktunya," tulis akun @satr_9**

"Kek bohong ga sih tp gw g mau suuzon tp jam hp lu mengatakan sebenarnya," tulis akun @unfunny**

"13:59 mah orang orang masih mules nungguin pengumuman kali," tulks akun @whutu**

Meilany pun mengakui melalui kolom komentar yang sama, sebenarnya tujuan ia video tersebut hanya prank untuk seru-seruan saja. Perempuan ini juga memberi semangat untuk para peserta yang dinyatakan tidak lolos seleksi.

"wkwk niatnya mau ngeprank tapi malah rame! btw yg gak llus ttap smngtt yh bestie makasih semuanya!", jelasnya.

(Fahmi Firdaus )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement