Share

Menteri Nadiem Minta Pimpinan Daerah di Kalimantan Utara Sejahterakan Guru Honorer

Bachtiar Rojab, MNC Media · Kamis 10 Maret 2022 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 10 624 2559491 menteri-nadiem-minta-pimpinan-daerah-di-kalimantan-utara-sejahterakan-guru-honorer-6vGqutDiK0.jpg Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim kunjungi Kota Tarakan untuk menghadiri pertemuan dengan pimpinan daerah se-Kalimantan Utara.

Dalam pertemuan tersebut, Nadiem menjelaskan mengenai upaya realisasi kurikulum merdeka serta mendesak para pimpinan daerah agar segera mensejahterakan guru honorer lewat program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

BACA JUGA: Daftar Gaji PNS dan PPPK, Lebih Besar Siapa? 

“Program ASN PPPK ini salah satu program terpenting pemerintah untuk menyejahterakan para guru honorer," ujar Nadiem dalam pertemuan pimpinan daerah se-Kalimantan Utara, Rabu (9/3/2022).

Nadiem mengajak, seluruh pimpinan yang memiliki kewenangan segera bahu-membahu guna mengoptimalisasi formasi guru di Kalimantan Utara.

"Untuk itu, kita harus bantu bersama menyukseskan program ini dengan menyampaikan formasi guru semaksimal mungkin,” katanya.

Nadiem menyinggung, pemerintah daerah segera mengupayakan dana alokasi yang telah diberikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu). karena hal tersebut merupakan bagian dari hak guru honorer yang terabaikan.

“Jadi mohon Bapak/Ibu kepala daerah, dengan pagu yang sudah diberikan oleh Kementerian Keuangan, dalam DAU (Dana Alokasi Umum) itu ada pagu, ada anggaran untuk bayar guru honorer menjadi PPPK,” jelasnya.

Sebagai informasi, di Kalimantan Utara, guru yang terdaftar sebagai calon guru penggerak sebanyak 57 orang. Di Kota Tarakan total calon guru penggerak sebanyak 41 orang. Sementara itu, jumlah sekolah penggerak di Kalimantan Utara sebanyak 13 sekolah.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini