SURABAYA - Kegiatan pembelajaran tatap muka atau PTN di sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Surabaya dihentikan setelah 63 orang siswa dan gurunya terkonfirmasi positif Covid-19.
Hingga Kamis pagi, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di MAN Surabaya masih dihentikan. Dihentikannya PTM yang sebelumnya sudah berjalan 100 persen ini, menyusul 58 orang siswa dan 5 orang guru terkonfirmasi positif covid-19.
Klaster sekolah MAN Surabaya ini muncul saat salah seorang siswa kelas 12 MIPA 6 diketahui positif pada Selasa minggu lalu. Setelah dilakukan tes swab terhadap teman sekelas dan guru, didapatkan hasil 15 orang siswa dan 2 orang guru positif covid-19.
Usai berkoordinasi dengan satgas covid kecamatan Rungkut, terkait temuan ini, pihak sekolah melakukan swab massal di sekolah. Hasilnya, 43 siswa dan 3 orang guru dinyatakan positif covid-19.