SOLO - Kasus penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah kembali ditemukan di wilayah Soloraya tepatnya di SMA IT Nur Hidayah Pucangan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.
(Baca juga: Belasan Siswa Terpapar Covid-19, PTM 3 Sekolah di Banjarmasin Dihentikan)
Kepala SMA IT Nur Hidayah Muhammad Ihsan Fauzi di Sukoharjo, Senin mengatakan hingga saat ini ada sebanyak 79 siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil tes antigen yang mereka ikuti.
"Dari jumlah itu yang karantina (isolasi) sebanyak 75 siswa, yang sudah dibawa pulang ada empat siswa," ujarnya, Senin (31/1/2022).
Menurutnya, sebagian para siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut dalam kondisi gejala ringan dan sebagian lagi orang tanpa gejala (OTG). Ia mengatakan kasus tersebut berawal dari beberapa siswa yang mengeluhkan sakit sehingga melakukan pemeriksaan di klinik milik sekolah.
(Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Klaster SDN Sukadamai 2 Bertambah Jadi 25 Orang)
"Ini kan musim hujan, terus beberapa anak sakit, kemudian ada yang kita periksakan ke klinik. Di situ kan swab antigen dan ada tiga anak yang reaktif, itu hari Rabu,”ujarnya.
“Kemudian Kamis saya dapat informasi itu (siswa reaktif) dan di hari yang sama ada satu lagi yang reaktif. Jumat saya ketemu dengan Puskesmas dan kami kerja sama dengan Puskesmas (untuk penelusuran kontak)," sambungnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, dari penelusuran kontak akhirnya ada 180 siswa yang menjalani tes antigen. Dari total tersebut, ditemukan sebanyak 35 anak dengan hasil reaktif.
"Selanjutnya kami koordinasi dengan Danramil dan Kapolsek yang menyarankan agar anak-anak isolasi terpusat di Donohudan, tetapi kan di sana sudah jadi RS darurat jadi OTG dan gejala ringan tidak bisa di sana. Akhirnya mereka isolasi mandiri di asrama anak-anak, ada pemantauan dari Puskesmas juga," katanya.
Ia mengatakan tes antigen berikutnya dilakukan pada hari ini kepada sebanyak 163 anak dan diperoleh 40 anak positif Covid-19.
"Dengan jumlah anak ini maka untuk PTM dihentikan dulu. Sesuai dengan aturan jika (jumlah positif Covid-19) lebih dari lima persen maka PTM dihentikan selama dua pekan," katanya.
Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan jumlah kasus Covid-19 aktif di Kabupaten Sukoharjo hingga Sabtu (29/1) tercatat sebanyak 51 kasus.