Share

Banyak Pihak Minta PTM Dievaluasi, Wagub DKI: Kami Laksanakan Sesuai Aturan

Komaruddin Bagja, Sindonews · Senin 24 Januari 2022 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 624 2536935 banyak-pihak-minta-ptm-dievaluasi-wagub-dki-kami-laksanakan-sesuai-aturan-G66nZZWXLO.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Angka penularan Covid-19 di Jakarta terus meningkat. Apalagi varian Omicron, data terakhir ada 1.313 warga DKI terinfeksi.

Banyak pihak meminta Pemprov DKI menutup sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, pihaknya telah mempertimbangkan Pembelaharan Tatap Muka (PTM).

"Kami mempertimbangjan semua masukan, apakah secara formal melalui lembaga organisasi atau pribadi pribadi warga jakarta yang ingin agar evalusi terkait PTM kami akan pertimbangkan kami terus melakukan monitoring, pengawasan, dan evaluasi terkait PTM 100 persen terbatas," ungkapnya di Balai Kota DKI, Senin (24/1/2022).

Ia menegaskan, PTM 100 persen di Jakarta sudah mengikuti kebijakan daripada pemerintah pusat melalui Kemendikbudristek.

"Di antaranya disyaratkan adalah provinsi di level 1 atau 2. Jakarta memenuhi syarat level 2 kemudian syarat lain vaksin tenaga pendidikan di atas 80 persen, lansia di atas 50 persen, jakarta vaksinnya lebih dari 91 persen tenaga kependidikannya, lnsia di atas 71 persen bahkan peserta didik sudah 98 persen artinya jakarta memenuhi syarat," tambah Ariza.

"Jadi sekali lagi kami melaksanakan tugas ketentuan, sesuai dengan aturan yang ada. Kami terima kasih masukkan pertimbangan mudah mudahan ini menjadi perhatian kita yang lebih untuk bisa memastikan PTM berlangsungdengan baik," tegasnya.

Data terkini, ada 43 sekolah yang pernah terpapar dari 43 tersebut 67 peserta didik, pendidiknya 2, dan tenaga pendidiknya 3 jadi total 72 kasus dari 43 sekolah.

"Dari 43 yang sudah dibuka kembali atau pemberhentiannya dibuak kembali itu 28. Yang masih tutup 15 ya mudah-mudahan dalam waktu dekat hampir semua sudah dibuka kembali," tutup politisi Partai Gerindra itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini