Share

Wagub Ariza Sebut 15 Sekolah DKI Jakarta Belum Gelar PTM 100 Persen

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 24 Januari 2022 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 624 2536907 wagub-ariza-sebut-15-sekolah-dki-jakarta-belum-gelar-ptm-100-persen-73PZ0YQWw1.jpg Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) menyebut masih terdapat 15 dari 43 sekolah yang belum kembali menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

"Jadi dari 43 sekolah yang ditutup ini, yang sudah dibuka kembali ada 28 sekolah, dan yang masih ditutup 15 sekolah, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dibuka kembali," kata Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (24/1/2022).

Ariza memaparkan berdasarkan data yang dimilikinya hingga hari Minggu 23 Januari 2022, ada 43 sekolah yang pernah terpapar Covid-19. Adapun dari jumlah tersebut peserta didik yang terpapar 67 orang, pendidik dua orang, tenaga kependidikan tiga orang, sehingga totalnya 72 kasus.

Kemudian, Kasus varian Omicron di Ibu Kota terus mengalami peningkatan. Ariza pun mempertimbang masukan dari semua pihak untuk mengevaluasi PTM terbatas 100 persen.

"Pemberlakuan PTM 100 persen terbatas mengikuti kebijakan pemerintah pusat sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri soal PTM," ujarnya.

Baca juga: Sempat Dihentikan Sementara, PTM 100 Persen SMKN 35 Jakarta Kembali Digelar

Dalam kebijakan tersebut, provinsi yang bisa menggelar PTM 100 persen, adalah mereka yang PPKM Level 1 dan 2, kemudian vaksinasi tenaga kependidikan di atas 80 persen, dan lansia di atas 50 persen.

Baca juga: Wapres: 41 Sekolah DKI Jakarta Sebagian Siswanya Positif Covid-19

"Sementara di Jakarta, vaksinasi untuk untuk tenaga kependidikan di atas 91 persen, lansia di atas 71 persen, bahkan peserta didik sudah 98 persen. Artinya Jakarta memenuhi syarat dan kami melaksanakan tugas ketentuan sesuai dengan aturan yang ada. Kami berterima kasih atas semua masukan, mudah-mudahan menjadi perhatian kita semua untuk PTM yang lebih baik," ucap Ariza.

Lebih lanjut, Ariza pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat terkait peningkatan kasus Covid-19 termasuk varian Omicron.

"Kami di internal juga lakukan rapat secara berjenjang, berkala dan berkesinambungan," tuturnya.

Baca juga: Covid-19 Melonjak, Luhut: Pemerintah Tak Ada Rencana Menghentikan Sekolah Tatap Muka

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini