Share

Sempat Dihentikan Sementara, PTM 100 Persen SMKN 35 Jakarta Kembali Digelar

Indra Purnomo, MNC Portal · Senin 24 Januari 2022 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 624 2536886 sempat-dihentikan-sementara-ptm-100-persen-smkn-35-jakarta-kembali-digelar-vzPo4jwiWs.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - SMKN 35 yang terletak di Jalan Kerajinan Kebun Sayur, Kelurahan Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, sempat menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dengan kapasitas 100% karena ada 7 siswa serta 2 tenaga didiknya terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Sekolah SMKN 35 Jakarta Sopandi mengatakan, pihaknya sudah kembali membuka PTM 100% mulai hari ini, Senin (24/1/2022).

"Benar (sudah dibuka) sesuai aturan (kapasitas) 100%," ujarnya.

Sopandi mengatakan, 7 siswa yang sempat terpapar Covid-19 saat ini sudah sembuh. Kendati demikian, ketujuhnya masih harus mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring.

"Itu yang siswa setelah saya cek ternyata mereka masih di rumah PJJ dulu. Walaupun mereka secara hasil sudah negatif namun kita pastikan bahwa memang sudah benar-benar sehat," jelasnya.

Sopandi juga mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah mengantisipasi agar klaster Covid-19 tidak terulang kembali. Dia menjelaskan, sebelum menerapkan PTM 100% pihak sekolah melakukan penyemprotan disinfektan di tiap ruang kelas.

Baca juga: 9 Siswa dan 2 Guru Terpapar Covid-19, SMKN 35 Jakarta Lockdown

"Kedua, kita selektif pastikan bahwa yang datang memang sudah benar-benar sehat, jadi kita terapkan di aplikasi PeduliLindungi terus cek suhu tubuh. Kita juga atur kepulangan-kedatangan kita atur pastikan jaraknya terjaga, terus cuci tangan juga kita pastikan selalu cuci tangan, pake masker ya kita penerapan prokes aja di sekolah," tuturnya.

Baca juga: Wapres: 41 Sekolah DKI Jakarta Sebagian Siswanya Positif Covid-19

Selanjutnya, kata Sopandi, pihak sekolah juga telah berkoordinasi dengan orang tua, wali kelas hingga Bhabinkamtibmas setempat. Upaya ini dilakukan untuk menjaga sekitar sekolah tidak terjadi kerumunan saat jam pulang.

"Setiap selesai pembelajaran mereka langsung pulang nggak bergerombol karena kan biasanya mereka bergerombol di luar, kita pastikan mereka langsung pulang," katanya.

Diberitakan sebelumnya, SMKN 35 Jakarta di- lockdown. Langkah ini dilakukan pihak sekolah lantaran terdapat 11 orang positif Covid-19 . "Iya benar di-lockdown," ungkap Kepala Sekolah SMKN 35 Jakarta Sopandi saat dikonfirmasi, Jumat (21/1/2022).

Sopandi menjelaskan, terdapat 11 orang terdiri dari 9 siswa dan 2 guru positif Covid-19 setelah dilakukan tracing melalui swab antigen pada Selasa, 11 Januari 2022 lalu.

Tak ingin mengambil risiko, pihak sekolah kemudian langsung melakukan lockdown selama 14 hari mulai tanggal 11-24 Januari 2022. "Proses belajar sampai sekarang masih jarak jauh (online)," kata dia.

Menurut Sopandi, adanya temuan kasus positif Covid-19 di sekolahnya tak lepas dari faktor lingkungan yang berada di zona merah. Sebab, saat wilayah RW 02 dilockdown, pihak kelurahan gencar melakukan tracing, terutama ke sekolah-sekolah.

"Sebenarnya sih yang positif di SMKN 35 orang tanpa gejala ya, dan kita pun belum memastikan mereka positif Covid-19 varian Omicron atau bukan. Mereka juga masih sehat," katanya.

Baca juga: Covid-19 Melonjak, Luhut: Pemerintah Tak Ada Rencana Menghentikan Sekolah Tatap Muka

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini