Share

Gedung SD di Palangkaraya Rusak dan Nyaris Ambruk, PTM Terancam Batal

Ade Sata, iNews · Selasa 11 Januari 2022 18:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 11 624 2530515 gedung-sd-di-palangkaraya-rusak-dan-nyaris-ambruk-ptm-terancam-batal-LlMoDHp4z6.jpg Bangunan SD di Palangkaraya, Kalteng, nyaris ambruk. (iNews/Ade Sata)

PALANGKARAYA – Tiga ruang kelas di sebuah gedung sekolah dasar di Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), rusak dan nyaris ambruk. Akibatnya, pembelajaran tatap muka para siswa terancam tidak bisa dilaksanakan.

Bangunan tiga ruang kelas dan satu toilet di SDN 14 Palangka Jalan Mendawai, Kompleks Sosial Palangkaraya, Kalteng, rusak cukup parah.

Bagian atap kelas yang nyaris ambruk ditambah bagian dinding bangunan yang retak. Seluruh ruang digenangi banjir serta pagar yang roboh. Hal ini membuat ruang kelas siswa ini tak bisa digunakan siswa untuk mengikuti PTM terbatas yang rencananya digelar bulan ini.

Menurut pihak Dinas Pendidikan Kota Palangkaraya yang berada di lokasi, Senin (10/1/2022), bangunan sekolah yang rusak tersebut pada tahun 2016 lalu telah dilakukan rehabilitasi dengan menggunakan dana pusat.

“Bangunan yang roboh ini ada 3 kelas dan 1 wc. Ini kejadiannya pada hari Minggu (9/1/2022) itu sekitar pukul 03.30 WIB,” kata Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Palangkaraya, Rachmad Winarso, Senin (10/1/2022).

Diduga kerusakan terjadi akibat gadung sekolah berada di lokasi yang sering dilanda banjir serta berada di daerah rawa.

Baca Juga : Pagar Sekolah Ambruk Akibat Cuaca Buruk

“Daerahnya sering terjadi banjir. Slain sering banjir, wilayahnya ini daerah rawa,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan akan memanggil pihak kontraktor yang mengerjakan proyek rehab gedung sekolah dasar tersebut jika ditemukan indikasi pelanggaran pidana.

“Kalau ada indikasi pidana maka kita akan lakukan proses hukum secara profesional. Kita akan lakukan proses penyelidikan,” kata Kapolsek Pahandut Palangkaraya, AKP Susilowati.

Belum diketahui berapa kerugian yang dialami akibat kerusakan gedung sekolah dasar tersebut. Dinas Pendidikan kini telah melaporkannya ke Kementrian PUPR dan berharap gedung sekolah segera diperbaiki.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini