LaNyalla Dorong Pemerintah Berikan Akses Pendidikan kepada Suku Tertinggal

Tim Okezone, Okezone · Rabu 24 November 2021 14:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 624 2506719 lanyalla-dorong-pemerintah-berikan-akses-pendidikan-kepada-suku-tertinggal-Mw6Ose9O7y.jpg Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti (Foto : DPD RI)

JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pendidikan untuk suku tertinggal diperhatikan. Ia mendorong pemerintah memberikan akses pendidikan untuk masyarakat suku adat tertinggal.

LaNyalla mengatakan bahwa saat ini masih banyak suku yang belum dikenal. Salah satunya, Suku Tiga, yang mendiami wilayah pegunungan di Desa Muara Dua, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.

"Kelompok masyarakat Suku Tiga ini belum tersentuh pendidikan karena tinggal di pedalaman hutan. Maka, penting bagi pemerintah menyediakan akses pendidikan untuk mereka," kata LaNyalla, Rabu (24/11/2021).

Seperti kelompok suku-suku yang lain, Suku Tiga hidup di antara hutan belantara dan termasuk pada masyarakat yang tertinggal. Mereka tinggal di antara Bukit Tinggi Ari dan Gunung Kumbang yang mengapitnya.

Baca juga: Uni Eropa Gugat ke WTO soal Ekspor Nikel, LaNyalla: Indonesia Tak Perlu Takut!

"Dengan kehidupan yang serba seadanya, baik segi ekonomi maupun pendidikan, Suku Tiga terus bertahan. Mereka butuh sentuhan pemerintah," ujar LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu melanjutkan, suku dan masyarakat yang masih tertinggal dan minim akses merupakan permasalahan tersendiri.

Baca juga: Ketua DPD RI Sebut Santripreneur Dapat Jadi Kekuatan Produk Halal Indonesia

Mereka perlu menjadi perhatian pemerintah agar kelompok-kelompok masyarakat seperti ini dapat hidup layak secara ekonomi dan mendapat layanan pendidikan yang memadai.

"Keberadaan masyarakat suku adat sebenarnya adalah kelompok yang akrab dengan alam dan menjaga alam. Dan kita dapat fokus pada pendidikan yang berbasis kelestarian alam," sarannya.

LaNyalla menyarankan kepada pemerintah untuk menggandeng stakeholder terkait yang selama ini fokus terhadap perkembangan masyarakat Suku Tiga.

"Pendidikan yang diberikan tidak dalam maksud untuk mengubah identitas mereka, sebaliknya justru untuk memperkuat eksistensi kelompok masyarakat suku-suku pedalaman," tutur LaNyalla.

Baca juga: Dukung Student Company, Ketua DPD Harap Generasi Muda Bisa Jadi Wirausahawan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini