Tergiur Jadi Sarjana Tanpa Kuliah, Sejumlah Mahasiswa Ditipu Oknum Dosen

Muhammad Nur Bone, · Senin 22 November 2021 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 22 65 2505518 tergiur-jadi-sarjana-tanpa-kuliah-sejumlah-mahasiswa-ditipu-oknum-dosen-6Fn99rVG0H.jpg Mahasiswa tertipu modus sarjana tanpa kuliah (Foto: M Nur Bone)

SULSEL - Seorang wanita komplotan dari pelaku penipuan yang menyasar mahasiswa ditangkap Tim Resmob Polsek Rappocini pada Kamis (22/11/2021) dini hari. Modus pelaku dengan meminta mahasiswa membayar uang senilai jutaan rupiah agar dapat nilai baik dan dapat langsung wisuda di salah satu kampus di kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Pelaku merupakan alumni di kampus itu yang berkomplot dengan seorang dosen yang juga bekerja di kampus tersebut. Baca Juga: Kronologi ART Gasak 6 Sertifikat Tanah Rp17 Miliar Milik Nirina Zubir, Padahal Dipercaya Ibunda

Tim Buaya Darat, Resmob Polsek Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan langsung menggiring Theresia, salah satu pelaku yang memiliki modus menjanjikan mahasiswa dapat langsung wisuda tanpa harus mengikuti mata kuliah di salah satu universitas di kota Makassar..

Pelaku dibekuk polisi usai anggota menerima laporan dari sembilan orang korban yang merupakan mahasiswa di kampus itu dan beberapa lainnya baru akan mendaftar di perguruan tinggi tersebut. Mereka mengaku dimintai uang sebesar Rp8-10 juta oleh pelaku.

Namun, selama satu tahun usai memberikan uang yang diminta. Para korban tak kunjung mendapat kabar dari pelaku yang mengaku masih menunggu arahan dari pimpinannya yakni seorang oknum dosen di kampus itu. Lantaran merasa telah tertipu, para korban langsung melaporkan pelaku ke Polsek Rappocini.

Menurut Panit 2 Opsnal Polsek Rappocini, Ipda Ahmad Hajar, pelaku melakukan aksinya bersama seorang oknum dosen di kampus tersebut. Kini, oknum dosen itu telah melarikan diri saat anggota melakukan pencarian di rumah pelaku itu.

Baca Juga: Tipu Calon Mempelai Wanita hingga Rp47,5 Juta, Pria Ini Ditetapkan Tersangka

Kronologi dari tindak pidana penipuan itu, diduga pelaku merekrut para korban untuk melakukan pengurusan agar secepatnya diwisuda dan mendapatkan ijazah. Di antara korban ada yang mahasiswa dari universitas ada juga yang bukan mahasiswa. Diduga pelaku awalnya pernah jadi mahasiswa di universitas tersebut.

Hingga kini, aparat kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap oknum dosen yang menjadi pentolan kawanan penipu tersebut. Polisi juga terbuka menerima laporan dari korban lainnya yang kemungkinan belum melapor.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini