Share

3 Siswa di Bangka Tengah Tembus KSN SMP Tingkat Nasional

Rachmat Kurniawan, iNews · Rabu 10 November 2021 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 10 624 2499778 3-siswa-di-bangka-tengah-tembus-ksn-smp-tingkat-nasional-lcVnb3vJom.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

BANGKA TENGAH - Tiga Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bangka Tengah (Bateng) berhasil lolos seleksi Kompetisi Sains Nasional (KSN) SMP tingkat Nasional dan sedang berjuang secara daring di sekolah masing-masing, sejak 8 hingga 9 November 2021.

Adapun ketiga siswa Bateng itu mengikuti KSN SMP Tingkat Nasional untuk bidang Matematika dari SMP 4 Simpangkatis atas nama Nur hasanah, bidang IPA dari SMP 1 Koba atas nama Deva Dian Pramudya dan IPS dari SMP Dian Harapan atas nama Viunessa Brilianti Sanbowo.

BACA JUGA: Seleksi Kompetisi Sains Nasional Setingkat SMA, 151.137 Pelajar Mendaftar

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah, Iskandar mengatakan KSN ini merupakan ajang kompetisi tahunan dalam bidang sains bagi para siswa SD, SMP, dan SMA serta yang sederajat di seluruh Indonesia, yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) Republik Indonesia.

Menurut Iskandar, siswa yang mengikuti kompetisi ini adalah siswa-siswi terbaik dari provinsi masing-masing yang telah lolos seleksi tingkat Kabupaten dan Provinsi.

Ia pun turut bersyukur atas pencapaian peserta didik asal Bangka Tengah yang berhasil lolos ke tingkat Nasional, bahkan pihaknya pun telah memberikan bonus kepada siswa yang lolos KSN SMP tingkat Kabupaten.

BACA JUGA: Siswa SMA Pradita Dirgantara Raih Medali Perak Bidang Fisika di KSN 2020

"Alhamdulillah ada anak kita ke tingkat Nasional, sementara itu sebagai support untuk siswa kita yang telah lolos ke tingkat nasional, Pemda Bangka Tengah melalui Dinas Pendidikan telah memberikan bonus kepada siswa tersebut, yakni juara 1 sebesar Rp2 juta, juara 2 sebesar Rp1,5 juta, dan juara 3 sebesar Rp1 juta," ungkapnya.

"Semoga sukses dan bonus serta piagam penghargaan tingkat Kabupaten yang sudah kami berikan dapat menjadi pemacu untuk lebih baik lagi ke depannya," sambungnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Pembina KSN SMP Negeri 1 Koba, Kasmeri mengatakan jauh sebelum KSN SMP ini diadakan, pihaknya memang rutin melakukan pembinaan setiap harinya.

"Awalnya sebelum menuju ke Nasional, kita dimulai dari tingkat Kabupaten, yang mana SMP 1 Koba mengirimkan 9 siswa dari bidang IPA, Matematika dan IPS," ujarnya pada Selasa (9/11/2021) di Koba.

"Kemudian dari tingkat Kabupaten, kita mendapatkan juara 1 untuk IPA dan juara 5 lagi untuk IPA serta juara 3 untuk IPS, kemudian kembali berkompetisi di tingkat Provinsi dan tembus 1, atas nama Deva di tingkat nasional untuk bidang IPA.

"Sementara itu untuk pembinaan, kita ada tim khusus KSN dan membina siswa ini setiap hari, jauh sebelum jadwal perlombaan tim memang sudah membina siswa-siswa ini setelah pulang sekolah, dengan durasi 2 jam setiap harinya," lanjutnya.

Menurut Kasmeri, dukungan Kepala Sekolah dalam memberikan fasilitas kepada anak murid sangat berpengaruh pada pengembangan minat dan bakat anak didik.

"Kuncinya adalah dukungan dari Kepala Sekolah, kemudian guru-guru yang ada di SMP 1 Koba ini, Dinas Pendidikan, doa dari semuanya, serta anak didik ini harus memiliki jiwa juang yang tinggi, ketekunan belajar yang tinggi, karena soal-soal yang diujikan bukan soal yang mudah.

"Contohnya Deva ini, yang memang dari kelas 7 sudah saya bimbing sampai sekarang kelas 9 dan saya berpesan kepada Deva untuk jangan pikirkan dulu hasilnya, tapi berbuatlah sebaik mungkin, karena hasil tidak akan mengkhianati usaha," tutupnya

Ia pun berharap apa yang anak didiknya usahakan dan perjuangkan hingga tembus ke tingkat Nasional, dapat membuahkan hasil yang memuaskan.

"Semoga ke depannya peserta didik ini, akan lebih lagi untuk bisa mengembangkan kemampuannya di jenjang yang lebih tinggi," ucapnya.

Di tempat yang sama, siswa SMPN 1 Koba yang berhasil lolos KSN SMP tingkat Nasional, Deva mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang telah diterimanya.

"Bersyukur sekali pada Tuhan atas kesempatan yang telah diberikan dan merasa sangat senang, sedangkan untuk persiapannya dari awal seleksi, rutin mengikuti bimbingan dari sekolah dan belajar mandiri, serta mengurangi bermain game online juga tentunya," ujar Deva.

Deva pun berharap akan mampu menyumbangkan medali untuk Bangka Belitung.

"Harapan saya tentunya dapat menyumbangkan medali untuk Bangka Belitung," harapnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini