Selamat! Peneliti Indonesia Raih Underwriters Laboratories-ASEAN-U.S. Science Prize for Women 2021

Fahmi Firdaus , Okezone · Jum'at 15 Oktober 2021 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 65 2486868 selamat-peneliti-brin-raih-underwriters-laboratories-asean-u-s-science-prize-for-women-2021-NTiZqJFFC8.jpg Neni Sintawardani/ ist

JAKARTA – Prestasi gemilang ditorehkan oleh, Peneliti pada Loka Penelitian Teknologi Bersih Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Neni Sintawardani. Dia berhasil memenangkan The Underwriters Laboratories-ASEAN-U.S. Science Prize for Women 2021 untuk kategori Senior Scientist setelah menyisihkan 22 kandidat lainnya yang berasal dari berbagai negara anggota ASEAN.

(Baca juga: Dilantik Jokowi, Megawati Resmi Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN)

Neni mendapat penghargaan atas kontribusi penelitiannya dalam meningkatkan sistem sanitasi masyarakat untuk mendukung ketersediaan air bersih dengan menggunakan biogas dari air limbah olahan.

(Baca juga: Yusuf Mansur Raih Cita-Cita Jadi Dosen Tetap, Netizen: Masya Allah Ustadz Jam'an)

Atas prestasi tersebut, peneliti senior BRIN itu mendapat hadiah sebesar $15.000 dari The Science Prize for Women yang diselenggarakan melalui kemitraan antara ASEAN Committee on Science, Technology, and Innovation (COSTI), U.S. Agency for International Development (USAID), dan Underwriters Laboratories yang merupakan sebuah organisasi nirlaba internasional yang bergerak di bidang keselamatan masyarakat dan berbasis di Amerika Serikat.

Sekadar diketahui, ASEAN-U.S. Science Prize for Women merupakan penghargaan sekaligus pengakuan bagi para ilmuan perempuan yang telah memberikan kontribusi signifikan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), sekaligus bertindak sebagai mentor dan role model bagi para peneliti perempuan lainnya. Penghargaan di tahun 2021 ini ditujukan bagi ilmuwan perempuan terpilih yang mendedikasikan penelitiannya di bidang “Air Bersih dan Udara Bersih di kawasan ASEAN”.

Dalam proses penjurian panel yang dilakukan secara virtual pada rangkaian pertemuan the 80th meeting of ASEAN COSTI and related meeting¬, Rabu, 13 Oktober 2021 lalu, Neni Sintawardani beserta ketiga peneliti penerima penghargaan ASEAN-U.S. Science Prize for Women 2021 tersebut berkesempatan mempresentasikan penelitian mereka. Dr. Neni sendiri mengangkat penelitian terkait penanganan masalah sanitasi yang berlokus di Kiaracondong dan pengelolaan limbah tahu di Sumedang, Jawa Barat.

Neni menyampaikan dengan total populasi 2,5 juta penduduk Kiaracondong tercatat hanya 45-55% yang memiliki toilet permanen dan selebihnya memanfaatkan toilet umum. Sebanyak 42% rumah tangga tidak memiliki septic tank dan mengalirkan limbah toilet langsung ke sungai Jondol. Masalah lainnya muncul karena sulitnya akses masyarakat terhadap ketersediaan air bersih.

“Pemanfaatan Composting Toilet (Dry Toilet Technology) merupakan solusi efektif untuk mengurangi pencemaran air sungai, mengurangi penggunaan air bersih warga, dan mengurangi biaya infrastruktur dalam sentarlisasi pengolahan air limbah domestik secara signifikan,” ujar Neni.

Lebih lanjut dalam mencermati permasalahan air limbah tahu yang tercemar di Desa Giriharja, Sumedang, dengan menggunakan metode Anaerobic multi-stage fixed bed reactor, Dr. Neni membuktikan penelitian beliau efektif menstabilkan debit fluktuasi harian untuk meningkatkan pH air, sehingga limbah tahu yang telah diolah lalu diproses menjadi biogas menjadi air bersih dapat didistribusikan ke rumah tangga untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan penelitian yang beliau lakukan, “masyarakat akan dengan mudah ingin menggunakan dan mempertahankan sebuah teknologi jika hal tersebut dapat menyelesaikan masalah serta memberikan manfaat ekonomi bagi mereka”, tegasnya optimis.

Sementara itu, ASEAN COSTI Chair, Sirirurg Songsivilai, mengucapkan selamat kepada seluruh penerima penghargaan atas penelitiannya untuk meningkatkan akses air bersih dan udara bersih di seluruh kawasan ASEAN. “Kompetisi ini terus menjunjung tinggi tradisi menampilkan perempuan ASEAN berbakat di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi dan terus menginspirasi generasi ilmuwan perempuan berikutnya yang memanfaatkan penelitian untuk memberi manfaat bagi kawasan ini (ASEAN) dan sekitarnya”, ujar beliau dalam sambutannya.

“Selamat kepada semua pemenang kompetisi atas upaya mereka untuk mencapai air dan udara yang lebih aman bagi jutaan orang,” kata Dr. Marilyn Black, Wakil Presiden & Penasihat Teknis Senior dari Underwriters Laboratories.

“Kami percaya bahwa melindungi sumber daya alam kita dan menyediakan udara dan air bersih sangat penting untuk masa depan yang lebih sehat dan lebih aman bagi semua orang. Para penerima penghargaan ini mengatasi ancaman lingkungan dan kesehatan masyarakat yang muncul dan kami bangga mendukung ASEAN-U.S. Science Prize for Women serta mengakui para ilmuwan perempuan atas kontribusi mereka yang luar biasa,”tutupnya.

Bersama dengan ASEAN COSTI dan Underwriters Laboratories, Amerika Serikat mengucapkan selamat kepada para pemenang dan runner-up honorer atas pencapaian penelitiannya yang ambisius,” kata Steven Weston, Kuasa Usaha, perwakilan Misi AS untuk ASEAN. BRIN selaku focal point Indonesia pada ASEAN COSTI juga mengucapkan selamat dan bangga atas prestasi yang telah diterima Neni Sintawardani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini