Dosen yang Nyaman di 'Zona Aman' Jadi Kendala Serius Program Kampus Merdeka

Agnes Teresia, Okezone · Senin 11 Oktober 2021 07:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 65 2484207 dosen-yang-nyaman-di-zona-aman-jadi-kendala-serius-program-kampus-merdeka-4tIPhqbcGO.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek, Nizam mengaku pelaksanaan program Kampus Merdeka juga tak lepas dari hambatan. Nizam mengatakan Kemendikbudristek kerap kali menghadapi kendala terkait regulasi.

“Di antara kendala-kendala yang ada itu biasanya regulasi baik itu nasional maupun lokal/internal di kampus. Di tingkat nasional kita coba untuk akomodasi segala macam bentuk Kampus Merdeka tadi, tetapi kadang-kadang regulasi di perguruan tingginya itu masih sulit misalnya mengekuivalensikan SKS karena mengikuti program Kampus Merdeka itu kan satu semester itu kan 20 SKS,” jelasnya dalam Special Dialogue Okezone.

“Wah nanti mata kuliah ini hilang, mata kuliah ini gimana, nah itu jadi kendala. Jadi orientasi masih pada dosennya. Ini salah satu yang kendala tadi,” sambung Nizam.

Selain permasalahan regulasi di perguruan tinggi, kendala yang juga dihadapi oleh Kampus Merdeka adalah ketidaksiapan dari para dosen akan kebiasaan baru terutama di era new normal saat ini. Beberapa tenaga pendidik dalam hal ini para dosen masih kesulitan beradaptasi dengan kondisi yang sudah berubah.

“Nah ini yang kadang-kadang kita dosen-dosen yang sudah berada di zona nyaman itu takut keluar dari comfort zonenya. Padahal dunia sudah bergerak dengan sangat pesat. Ini salah satu yang menjadi kendala di dalam Kampus Merdeka ini,” ujarnya.

Karena itu, Nizam berharap supaya para dosen bisa bersikap lebih berani keluar dari comfort zone dan bersama-sama dengan mahasiswa membentuk pendidikan tinggi masa depan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini