Museum Manusia Purba Sangiran Ternyata Jadi Tempat Belajar Peneliti Dunia

Tim Okezone, Okezone · Minggu 10 Oktober 2021 10:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 10 65 2484007 museum-manusia-purba-sangiran-ternyata-jadi-tempat-belajar-peneliti-dunia-1lczhc7On2.jpg Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menparekraf Sandiaga Uno menyambangi Museum Manusia Purba Sangiran (Foto: IG Ganjar Pranowo)

JAKARTA - Wilayah Sangiran di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah ada sebuah museum yang menjadi tempat belajar banyak peneliti dunia. Tempat tersebut adalah Museum Manusia Purba Sangiran. 

"Banyak peneliti dunia yang belajar di sini. Bahkan, tidak sedikit temuan yang tidak bisa didapat di tempat lain. Museum Manusia Purba Sangiran ini sangat kaya dan eksotis," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui Instagramnya, Minggu (10/10/2021).

Ganjar mengatakan, mulai saat ini Sangiran akan dikembangkan masyarakat tertarik dan selalu ingin datang ke museum. "Agar pelajar, mahasiswa maupun peneliti kita semakin semangat menggali ilmu dan pengetahuan di sini," ujarnya.

Baca Juga:  Ganjar Borong Dagangan Pedagang di Museum Manusia Purba

Makasih ya Mas Menteri Parekraf @sandiuno , Mbak Bupati Yuni. Smg upaya kita diberi kelancaran dan keberkahan," imbuhnya.

Menurut Ganjar, Desa Wisata Sangiran di Kabupaten, Sragen akan dikembangkan seperti Jurassic Park. Sejumlah event akan digelar untuk mengekspos Desa Wisata Sangiran dengan Museum Manusia Purba-nya.

"Pak menteri lagi menengok beberapa daerah wisata tadi di Solo Great Sale, dan hari ini kita di Sangiran melihat bagaimana, kita kembangkan Sangiran dengan lebih inovatif kreatif memang kita mesti mengembangkan Sangiran itu sendiri," ujarnya.

Baca Juga:  Mengenal Museum Pleret, Tentang Peninggalan Mataram Islam

Bila sudah punya sesuatu yang eksotik, yang bagus, kata Ganjar, hanya tinggal event. Sehingga event inilah yang akan disiapkan. Ia mengaku sempat berdialog dengan Sandiaga Uno mengenai wahana yang bisa menarik orang untuk datang.

"Ide-idenya mungkin yang kelas dunia. yang pernah misalnya Jurassic Park, seumpama Flinstone, ya kita buat mirip-mirip begitu ya, kalau itu bisa kita buat, mungkin orang akan datang. Jadi penelitiannya bisa, anak-anak main bisa. Maka, masyarakat akan juga menikmati ," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini