Share

World Bank Berikan Usulan untuk Pemerintah Atasi Learning Loss pada Anak

Agnes Teresia, Okezone · Jum'at 17 September 2021 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 624 2472911 world-bank-berikan-usulan-untuk-pemerintah-atasi-learning-loss-pada-anak-LWBoolEvuN.jpg Foto: Okezone

JAKARTA – World Bank memberikan usulan kepada pemerintah Indonesia terkait bagaimana sistem pendidikan Indonesia dapat mengatasi kerugian (learning loss) akibat pandemi Covid-19 dan meningkatkan hasil belajar para pelajar.

(Baca juga: Indonesia Berpotensi Alami Peningkatan Learning Loss Usai Pandemi)

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Senior Education Specialist, Noah Yarrow dan Education Economist, Rythia Afkar dalam media briefing pada Jumat (17/9/2021).

Untuk jangka pendek (3 bulan ke depan), pemerintah disarankan untuk menyelaraskan dan memberikan dukungan tambahan ke tempat yang paling dibutuhkan, memberikan dukungan psikososial kepada staf sekolah dan siswa, mendukung keterlibatan orang tua dalam pendidikan, dan mempersiapkan penilaian pembelajaran siswa serta mengejar rencana.

(Baca juga: Saat Jokowi Hadiahi Jaket Bomber Kesayangannya ke Warga Penerima Vaksin)

Sedangkan untuk jangka waktu menengah (6 bulan – 1 tahun), pemerintah dapat memanfaatkan penyedia pendidikan online sektor swasta untuk mengevaluasi hasil pembelajaran dan mengidentifikasi area untuk perbaikan, berinvestasi dan memastikan fasilitas cuci yang berfungsi; menyediakan dan memelihara fasilitas cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, dan mengidentifikasi anak-anak dengan risiko tertinggi yang tidak mengejar ketinggalan dan putus sekolah untuk memberikan bantuan yang berbeda.

Untuk jangka waktu panjang (1-3 tahun), pemerintah perlu melakukan investasi infrastruktur, sumber daya dan kapasitas untuk memajukan penggunaan teknologi dalam pengajaran dan pembelajaran dan meningkatkan akurasi sistem data nasional untuk melacak kondisi sekolah secara real time.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Iwan Syahril mengatakan kerja sama dengan semua pihak sangat penting untuk menguatkan dukungan-dukungan dengan berbagai strategi dan memperkuat kesadaran bahwa learning loss adalah hal yang nyata.

β€œDan kita perlu bergerak bersama-sama terutama mengerakkan ekosistem di seluruh daerah di Indonesia dan kerja sama tentunya dengan pemerintah daerah juga menjadi kunci kita untuk bisa mengatasi learning loss tersebut,” pungkas Iwan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini