Ciptakan Aroma Terapi dari Jeruk Nipis, Siswa SMPN Sabet Medali Emas Internasional

Abdul Wakhid, iNews · Selasa 24 Agustus 2021 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 24 65 2460331 ciptakan-aroma-terapi-dari-jeruk-nipis-siswa-smpn-sabet-medali-emas-internasional-6CPUWddpoU.png Siswa SMPN 2 Lamongan, Haryo sabet medali emas Internasional (foto: tangkapan layar)

LAMONGAN - Seorang siswa SMPN di Lamongan berhasil membuat aroma terapi berbahan dasar lilin, bunga kenanga dan limbah jeruk nipis. Selain untuk relaksasi, aroma terapi ini bisa menghilangkan stres termasuk stres akibat wabah Pandemi Covid-19. Hebatnya, karya siswa ini berhasil menyabet medali emas Internasional, kejuaraan OCIIP Wolrd Ip Fair 2021, usai menyingkirkan 24 negara.

Muhammad Haryo Wibowo Mukti, siswa SMPN 2 Lamongan, Jawa Timur penemu aroma terapi berbahan dasar lilin, bunga kenanga dan limbah jeruk nipis.

Baca juga:  Siswa SMA Pradita Dirgantara Raih Medali Emas Lomba FIKSI 2020

Siswa pembuat arom terapi

Aroma terapi ini awalnya terinspirasi dari banyaknya limbah jeruk nipis dari penjual soto lamongan, yang dibuang di tempat sampah. Haryo panggilan akrabnya kemudian melakukan eksperimen membuat aroma terapi.

Baca juga:  Ungguli Peserta dari 72 Negara, Siswa Madrasah Ini Juara Kompetisi Astronomi International

Limbah jeruk nipis dicampur lilin, bunga kenanga plus daun sereh, proses pembuatan aroma terapi ini sangat mudah. Bahan baku lilin, bunga kenanga, daun sereh, jeruk nipis dicampur jadi satu dimasukan wajan penggoreng, selanjutnya dipanaskan sekitar 15 menit.

Lalu cairan aroma terapi ini kemudian dituang ke dalam gelas kecil, membentuk lilin dan dibekukan selama satu jam. Setelah jadi, aroma terapi ini dinyalakan.

Atas dasar itu, Haryo berhasil menyabet medali emas Internasional yang diadakan secara online di Nigeria pada April 2021 lalu. Ia tidak menyangka bisa menyingkirkan 24 negara, seperti Nigeria, Korea, dan Malaysia.

Sementara itu, pihak sekolah sangat beruntung dan bangga atas keberhasilan Haryo merebut medali emas Internasional. Rencananya akan segera mematenkan hasil karya anak didiknya tersebut.

“Selain bias menularkan kepada siswa lainnya, kita berencana akan mematenkan hasil karya Haryo,” kata Kepala Sekolah SMPN 2 Lamongan, Yayuk Setya Rahayu, Selasa (24/8/2021).

Pihak sekolah berharap keberhasilan siswa SMPN 2 Lamongan yang mengharumkan Indonesia dan Kabupaten Lamongan khusus mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat, terutama untuk mengembangkan karya ilmiah yang bisa meningkatkan perekonomian dikemudian hari. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini